| Rabu, 15 Desember 2004 | SEMARANG |
Tewas Tertimbun GalianGETASAN- Heriyanto (18) warga Ngemplak, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga tewas seketika. Pasalnya, korban dan beberapa rekannya tertimbun tanah galian fondasi di Dusun Piki, Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Selasa (14/12) siang. Tiga orang pekerja lain yang ikut menggali fondasi, selamat ketika tanah mulai runtuh. Dari keterangan yang dihimpun, kejadian tersebut berawal saat empat orang buruh bangunan sedang membuat galian fondasi rumah milik Hasan yang berada di daerah perbukitan. Fondasi yang hendak dibuat mereka, termasuk korban Heriyanto, berkedalaman lima meter dan panjang enam meter. Diduga karena kondisi tanah di sekitar lokasi galian masih labil dan terus diguyur hujan, akhirnya longsor saat mereka sedang menggalinya. Begitu mengetahui tanah mulai longsor, mereka cepat-cepat menyelamatkan diri. Sayangnya, Heriyanto kalah cepat dari tiga rekannya sehingga dia tertimbun. Menurut Kasiman (50) warga setempat yang ikut menggali lubang fondasi, kejadian tanah longsor itu berlangsung begitu cepat. Akibatnya Heriyanto terlambat melompat meninggalkan lubang galian. Setelah mendapatkan laporan dari warga, Kapolsek Getasan AKP Tumanggor dan beberapa anggotanya langsung menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi Heriyanto. Sekitar pukul 15.00 korban Heriyanto berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Getasan. (H2-91s) |