| Rabu, 15 Desember 2004 | SEMARANG |
Banyak Hasilkan KaryaDEMAK- Menjadi kontraktor besar, sebenarnya tidak pernah terbersit pada pikiran Giyanto. Pria bertubuh tambun dan berkulit hitam itu, kini menjabat Direktur Utama PT Puma Satya Perkasa Demak yang bergerak di sektor pengembang, kontraktor, jasa, dan perdagangan umum. Bahkan dia mampu memiliki kantor sendiri, di Jl Merapi Nomor 19, Kampung Tanubayan, Kelurahan Bintoro, Demak. Karyawannya pun boleh dibilang tidak sedikit. Giyanto yang lahir 21 Desember 1962 itu, sudah banyak menghasilkan sejumlah karya besar berupa bangunan perumahan, pasar, dan ruko tersebar di Demak, Kudus, dan Semarang. Karier Giyanto itu diawali sejak nol. Selepas menyelesaikan pendidikan STM di Demak pada 1981, sejak 1982 hingga 1990 bekerja sebagai koordinator di PT Kartina Wijaya. PT tersebut bergerak di bidang developer perumahan. Hasil karyanya antara lain membangun perumahan di Wijaya Kusuma I, Wijaya Kusuma II, Wijaya Kusuma Pati, serta perumahan Pondok Raden Patah, Sayung, Demak. Setelah itu, pada 1992-1994 dia bergabung dengan PT Kini Jaya Semarang. Dia selaku koordinator teknik berhasil menggarap perumahan Plamongan Indah di perbatasan antara Mranggen dan Semarang. Prestasi lain pada 1996 menggarap pembangunan proyek Pasar Jekulo, Kudus. Saat itu dia bekerja dengan PT Mardi Sari Utama. Lalu berpartisipasi atas penataan pedagang kaki lima (PKL) di Jati Kulon, Kudus. Bahkan baru-baru ini, Giyanto juga menggarap pembangunan Pasar Sedo, di Kecamatan Demak. Bangunan Pasar yang dilengkapi pertokoan sentra usaha pribumi tersebut, merupakan bangunan pasar cukup megah dan besar. Nilai investasi pasar itu Rp 8,2 miliar. Karier Giyanto terus merayap. Pada 1997, dia memegang Pimpro PT Mega Prima Kencana Semarang. Dia saat itu dipercaya melaksanakan pembangunan perumahan Kandri Pesona Asri dan perumahan Tembalang Pesona Asri di Semarang. Karya-karya besar di bidang pembangunan properti dan developer perumahan, memang tak terhitung lagi. (F2-91s) |