| Rabu, 15 Desember 2004 | SEMARANG |
Pemuda Pancasila Dukung SukawiSEMARANG- Sukawi Sutarip dianggap masih layak untuk memimpin kembali Semarang sebagai wali kota periode 2005-2010. Sebab selama menjabat, mantan pengusaha tersebut dinilai berhasil dalam membangun kota dalam iklim yang tetap aman dan kondusif. Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang G Suhartoyo SH mengatakan, berdasarkan hasil rapat pleno diperluas dengan mengundang 16 PAC PP se-Kota, diputuskan untuk mendukung pencalonan Sukawi. ''Kami menganggap beliau dekat dengan rakyat. Termasuk elemen pemuda,'' katanya. Dia mengatakan hal itu usai rapat, didampingi jajaran pengurus MPC dan PAC di Istana Wedang Jl Pemuda, kemarin. Dia mengungkapkan, dukungan tersebut didasarkan pada sejumlah keberhasilan suami dari Sinto Adi Prasetyorini itu. Di antaranya, tetap terjaganya iklim kondusif di Kota Semarang, perhatian yang tinggi terhadap dunia pendidikan dengan bukti peningkatan alokasi anggaran beasiswa dari tahun ke tahun, serta kedekatan dengan rakyat melalui jalan sehat dan sering menghadiri undangan masyarakat meski di tingkat RW atau RT sekalipun. ''Dalam kurun waktu lima tahun, PAD Kota Semarang terus meningkat dengan jumlah yang cukup tinggi.'' Selama proses pilkada, kata Suhartoyo, PP mengimbau masyarakat untuk tetap mempertahankan iklim kondusif. Selain itu diharapkan tidak mudah terprovokasi yang tujuannya hanya untuk memecah belah masyarakat. Pihaknya juga mengimbau agar para pendukung salah satu calon tidak menggunakan kampanye negatif agar tak terjadi perpecahan. ''Para calon sebaiknya bersaing secara elegan dan terhormat,'' tambahnya. Pejabat Sementara itu, berbekal pengabdian puluhan tahun menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di Semarang, sejumlah pejabat dan mantan pejabat di Pemkot Semarang ramai-ramai mencalonkan diri sebagai wali kota dan wakil wali kota. Sampai Selasa (14/12), sudah tercatat lima birokrat dan mantan birokrat yang mendaftarkan pencalonannya. Semuanya mendaftarkan diri ke Partai Demokrat, yakni Drs Muchatif Adisubrata (wakil wali kota saat ini yang juga mantan Sekda Kota Semarang). Pria asal Wonosobo ini pada pilkada langsung 2005 mencalonkan sebagai wali kota. Kemudian Bambang Hudi SH MHum (pensiunan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi), Ir Slamet Riyadi MM (pensiunan Asisten II Sekda Kota Semarang), Ir Djoko Marsudi MT MM (Kepala Bappeda Kota Semarang), dan Drs H Fatah Dahlan (Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Semarang). ''Empat orang terakhir ini, mendaftar sebagai calon wakil wali kota, sehingga dari lingkungan Pemkot ada enam orang, termasuk Sukawi Sutarip, wali kota sekarang,'' kata Ngatmono, Sekretaris Panitia Pendaftaran Pilkada Partai Demokrat, sore kemarin. Sampai pukul 16.15, sudah 19 orang mengambil formulir pendaftaran. Masing-masing sembilan orang pendaftar calon wali kota dan sepuluh pendaftar calon wakil wali kota. ''Sepuluh orang di antaranya sudah mengembalikan formulir pendaftaran,'' ungkap dia. Kesembilan belas orang itu, Agung Susilo SH MHum, HM Sudiro SE MM, Kolonel Sumardi, Ismangoen BSc, Drs Muchatif Adisubrata, Drs Slamet Prayitno, Soendoro, Sukawi Sutarip SH SE, dan Dr Muhammad Chababib MSi. Semuanya mendaftar calon wali kota. Adapun pendaftar calon wakil wali kota adalah Deni K.A, Bambang Hudi SH MHum, Drs Achmad Musyafir, Ir Slamet Riyadi, Ir Sudarmanto MSc, Adiarti Widiarto, Ir Anggoro Mardi Husodo (Yoyok Mardijo), Ir Djoko Marsudi MT MM, Drs Fatah Dahlan, dan Dra Hj Siti Alfiatur Rohmaniah. Ngatmono mengemukakan, Selasa ini (kemarin-Red) merupakan batas terakhir pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota dari Partai Demokrat. ''Kami masih menunggu sampai pukul 18.00, termasuk pengembalian formulir,'' ungkapnya. Sementara itu, khusus Drs Fatah Dahlan, selain mendaftar ke Partai Demokrat, sore kemarin juga mendaftar ke Partai Keadilan Sejahtera. Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Agung Budi Margono menuturkan, saat sekarang polling calon wali kota dari FPKS sedang dihitung. ''Hasil sementara, kader menghendaki agar PKS mencalonkan sendiri wali kota,'' ungkap dia. Ketua Plh DPD PKS Johan Rifai menambahkan, seleksi calon wali kota dan wakil wali kota dari PKS masih lama rampungnya. Dijadwalkan, akhir Desember baru diketahui hasilnya.(G7,G17,H1-84,64)
| ||||||||||||||||||||||||