| Senin, 13 Desember 2004 | SALA |
Ojo LaliWarga Keluhkan Limbah PasarBOYOLALI - Warga di sekitar Pasar Ampel, Boyolali mengeluhkan adanya limbah yang baunya menyengat. Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Ampel (PPPA), Suwarno mengatakan, bau yang menyengat itu sudah dirasakan sejak dua minggu lalu, namun hingga ini belum ada perhatian dari pemerintah. Pihaknya minta agar pemerintah turun langsung, sehingga mengetahui kondisi yang sebenarnya.(shj-80a) Pendakian Gunung Merapi Terbuka BOYOLALI - Pendakian ke puncak Gunung Merapi melalui Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, pada musim penghujan ini dinyatakan terbuka. Dengan demikian, tidak ada larangan mendaki gunung. Menurut pengamat Urusan Gunung Merapi (UGA), di Kecamatan Selo, Singat, meski terbuka lebih baik tidak melakukan pendakian. Itu sangat berbahaya, karena kondisi jalan setapak licin dan banyak kabut. (shj-80a) HUT Dharma Wanita Persatuan SUKOHARJO - Sebanyak 125 anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) di lingkungan Setda Sukoharjo, Sabtu (11/12) mengikuti peringatan HUT Ke-5 di sekretariat setempat. Acara bertema DWP bertekad memantapkan sikap mandiri dan demokratis tersebut, dihadiri Ketua, Nyonya Sukamini Suprapto. Dalam sambutan tertulisnya, Ketua Dewan Penasihat DWP Setda Sukoharjo, Bambang Riyanto SH mengingatkan para anggota agar selalu melestarikan persatuan dan keutuhan demi membangun Sukoharjo. (G10-80a) Semarak Iboekoe SUKOHARJO - Memperingati setahun GOR Iboekoe serta Hari Ibu (22 Desember), digelar berbagai lomba. Panitia, Ir Ronny Yusrianto mengatakan, jenis kegiatan tersebut antara lain bulu tangkis, panjat pinang, dan panggung hiburan. Kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang mengakrabkan warga. ''Kami ingin menggalang kembali persatuan dan kesatuan, setelah muncul perbedaan pendapat saat pemilu lalu,'' katanya, kemarin. (G10-80a) Pamit ke Jakarta, Tewas di Cirebon KLATEN - Sungguh malang nasib Sarwanto (28), warga Desa Wangen, Kecamatan Palanharjo, Klaten. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, lelaki itu tewas terjatuh dari kereta api (KA) di Cirebon, Jawa Barat. Kemarin, berita duka itu disampaikan pihak Stasiun Cirebon ke Stasiun Klaten untuk disampaikan kepada keluarganya dan ke Polres Klaten. Menurut pengakuan pihak keluarga, korban sudah meninggalkan rumah empat hari sebelumnya. Dia pamit akan pergi ke rumah kakaknya di Jakarta. Keluarganya mengira dia sudah sampai di Ibu Kota, tapi ternyata Sarwanto meninggal di tengah perjalanan.(F5-80a) Ditinggal Tidur, Rumah Dimasuki Pencuri KLATEN - Kawanan pencuri memasuki rumah H Sidik Santosa (37), saat semua penghuni rumah tertidur lelap, Jumat (10/12). Menurut pengakuan korban kepada polisi, sebelum ia tidur, rumah di Dukuh Mlese, Desa Mlese, Kecamatan Ceper, Klaten itu sudah dikunci, baik pintu maupun pagarnya. Tapi saat korban terbangun pukul 05.00, barang-barang sudah berantakan. Motor Honda Karisma AD 2076 WC, TV 20 inci, dan VCD Player senilai Rp 14 juta telah lenyap. Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Ceper. Diduga, pencuri masuk rumah dengan menggunakan tangga, dan keluar lewat pintu dengan kunci yang disimpan dalam laci. Saat ini, polisi masih memburu para pelaku.(F5-80a) |