| Senin, 13 Desember 2004 | KEDU & DIY |
Pasar Rakyat 76 Jadi Hiburan AlternatifKULONPROGO- Ribuan orang, Sabtu (11/12) malam berduyun-duyun mendatangi Alun-alun Wates, Kabupaten Kulonprogo untuk menyaksikan Pasar Rakyat 76. Perayaan Pasar Rakyat 76 yang digelar tiga hari yakni Kamis, Jumat, dan Sabtu (9-10-11/12) tersebut, sepertinya menjadi hiburan alternatif yang cukup menarik bagi warga Kulonprogo dan sekitarnya. Terbukti, Pasar Rakyat 76 yang digelar Djarum bersama Insed Production didukung Harian Suara Medeka nyaris tidak pernah sepi pengunjung. Puncaknya terjadi Sabtu (11/12), ketika panggung hiburan Pasar Rakyat 76 menampilkan Shaggy Dog. Perayaan Pasar Rakyat 76 yang dimulai pukul 15.00-23.00 itu, sejak sore sudah diserbu pengunjung. Mulai dari kawula muda sampai orang tua yang sengaja menyaksikan sambil momong anak ataupun sang cucu. Selain menyuguhkan kesenian mulai dari tradisional hingga konser band, Pasar Rakyat 76 juga menggelar berbagai kerajinan kecil setempat serta permainan yang digelar gratis. Maka wajar, apabila tiga hari perayaan tersebut selalu dipadati pengunjung. Menjelang pukul 19.00, pengunjung didominasi anak-anak muda yang sengaja datang untuk menyaksikan konser Shaggy Dog. ''Terus-terang kami tidak menyangka kalau antusias pengunjung sebanyak ini,'' kata Area Manager Djarum Yoyong Manopo didampingi District Manager Djarot Subagyo. Konser Shaggy Dog band asal Yogyakarta yang namanya sudah menasional itu, menjadi hiburan tersendiri bagi warga Wates dan sekitarnya. Selama memainkan alat musik, anak-anak muda tidak henti-hentinya berjoget mengikuti irama yang dimainkan grup band asal Kampung, Sayidan itu. Ribuan penonton saling berdesak-desakan di depan panggung sambil berjoget mengikuti irama musik. Mereka terlihat sangat menikmati, lebih-lebih malam itu tidak turun hujan. Konser Shaggy Dog diakhiri dengan lagu kebanggaan mereka yang berjudul "Sayidan". Lagu tersebut menceritakan kehidupan tempat tinggal kelahiran Shaggy Dog. Ketika lagu itu mengalun, para penonton di depan panggung langsung berjingkrak-jingkrak mengikuti irama. Suasana demikian itu menambah Pasar Rakyat 76 kian meriah. Makin komplet lagi ketika di akhir acara bertebaran kembang api yang seolah menerangi langit Kota Wates. (sgt-76s) |