| Jumat, 10 Desember 2004 | PANTURA |
lintas panturaPeringatan Hari NusantaraTEGAL- Bertepatan dengan Hari Nusantara, Senin (13/12) mendatang, Pemkot Tegal akan menggelar berbagai kegiatan. Kepala Kantor Informasi dan Kehumasan Sumito SIP menjelaskan, kegiatan yang bertema "Melalui Transformasi Budaya, Kita Bangun Bangsa Bahari dalam Negara Kesatuan RI" itu, meliputi kerja bakti bersih Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari dan objek wisata PAI. "Rencananya akan melibatkan 500 personel dengan siswa SUPM. Selain itu, juga penyerahan bantuan berupa tempat sampah dan sapu lidi di empat kelurahan yang nantinya akan diserahkan kepada masyarakat yang tinggal di pesisir," katanya. (G12-74) Penanaman 400 Pohon SLAWI - Sebanyak 400 pohon jati, mahoni, mangga, dan petai ditanam di atas lahan seluas 710 ha yang diperuntukkan bagi penanaman hutan rakyat dan 185 untuk pemeliharaan hutan rakyat. Penanaman pohon itu, menurut Kasubdin Bina Program Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Perhutanan (Tanbunhut) Ir Khofifah MM, merupakan bagian dari Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kelestarian Lingkungan (GNRHL) di Kabupaten Tegal. Dia yang juga pelaksana kegiatan GNRHL mengatakan, tujuan penanaman untuk mempercepat upaya rehabilitasi hutan dan lahan pada daerah aliran sungai. Dengan prioritas untuk penanggulangan bencana alam banjir, tanah longsor, dan kekeringan secara terpadu. (D12-74) Jembatan Kaligeger Dipasangi Portal BUMIAYU - Untuk mencegah longsor lebih parah di jembatan Kaligeger di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum (UPTD PU) Bumiayu membangun satu unit portal. Kepala UPTD PU Bumiayu A Satori mengatakan, portal dimaksudkan untuk menyeleksi kendaraan yang lewat. (on-74) Penyegaran Babinkamtibmas SLAWI - Sebanyak 90 personel mengikuti acara Penyegaran Badan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) bidang fungsi lalu lintas di Mapolres Tegal, Kamis (9/12) kemarin. Acara dimulai pukul 08.00-12.00. Hadir sebagai pembicara dari Subaglantas Polwil Pekalongan, Kompol Daryanto dan Aipda I Nyoman Suartana. Menurut Aipda I Nyoman Suartana, kegiatan tersebut bertujuan memberikan penyegaran kembali tentang lalu lintas terhadap anggota Babimkatibmas. Adapun materi yang disampaikan antara lain tata tertib berlalu lintas, teknik mengemudi, serta merangkul masyarakat untuk ikut aktif dalam mewujudkan ketertiban dan keamanan. (wn-14i) Ditinggal Masuk Kantor, Motor Raib TEGAL- Sepeda motor Honda Kharisma G-3980-VP milik Drs Sobirin (40), Kepala SMP Maarif Kota Tegal, kemarin sekitar pukul 09.45 raib ketika diparkir di halaman Kantor Dinas P dan K, kompleks perkantoran Pemkot. Menurut korban, motor tersebut ditinggal sekitar 15 menit masuk ke Kantor P dan K guna menyelesaikan urusan kedinasan. Dia mengaku saat diparkir sepeda motor telah dikunci beserta helm dan jaket. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi. Dia diterima Kepala Satuan Pelayanan Kemasyarakatan (SPK) Polresta Tegal Aipda IDK Sugiman. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan. (G12-14e) Dilarang Nikah, Minum Pestisida BUMIAYU - Gara-gara tidak dikabulkan menikahi gadis idamannya, Wasro (22), warga Desa Pengebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, belum lama ini nekat menenggak cairan pestisida. Perbuatan itu dia lakukan dalam kamar sekitar pukul 20.00, ketika kedua orang tuanya sedang lengah. Perbuatan korban diketahui ibunya, Kusni (35). "Waktu saya buka pintu, dia sudah kejang-kejang," kata dia. Seketika itu, korban langsung dilarikan ke rumah sakit sehingga nyawanya selamat. Menurut pengakuan Kusni, dia memang melarang korban menikah. Alasannya, korban masih kerja serabutan. "Mau dikasih makan apa istrinya nanti," ujarnya. Merasa putus asa, akhirnya korban mencoba menghabisi nyawa sendiri dengan minum pestisida. (on-74) 10 Kambing Dicuri dalam Semalam KAJEN- Sebanyak 10 kambing milik warga Sastrodirjan, Kecamatan Wonopringgo, Pekalongan, belum lama ini hilang dicuri dari kandangnya. Hingga saat ini para pencuri belum tertangkap. Camat Wonopringgo Drs M Basori Anwar didampingi Kepala Desa Sastrodirjan Muhaimin mengatakan, para peternak saat ini waswas akibat aksi dari para pencuri ternak. Kambing yang dicuri dalam satu malam tersebut empat ekor di antaranya milik Kyai Makmun (45), sedangkan enam ekor lainnya milik Amatudin (30). Kerugian diperkirakan Rp 5 juta lebih. Beberapa tahun lalu, aksi para pencuri ternak sempat muncul di beberapa wilayah di Kabupaten Pekalongan. Namun, setahun terakhr ini tak pernah lagi terdengar ada laporan hewan ternak hilang. (G16-74) Tewas Terseret Ombak PEMALANG - Akibat mandi di pinggir Pantai Makensi, Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan, Pemalang, Bayu Aji Utomo (10), warga Kendaloyong, baru-baru ini tewas terseret ombak. Mayatnya ditemukan penduduk sekitar 100 meter dari lokasi dia dan teman-temannya mandi bersama. Saat itu ombak pantai tidak besar, namun karena korban tidak bisa berenang mudah terseret ombak. Kapolres AKBP Drs Moechgiyarto lewat Kapolsek Petarukan AKP Utomo mengatakan, menurut penuturan beberapa saksi sebelum kejadian korban dan temannya berjumlah 10 orang bermain-main dan mandi di Pantai Makensi. Pada saat itu, sebetulnya ada tiga anak yang nampak tenggelam. Dua lainnya Irpan (10) dan Andi (9). Namun, keduanya bisa diselamatkan penduduk, sedangkan korban telanjur terseret jauh dan baru ditemukan dua jam kemudian dalam keadaan sudah tewas. (sf-74) Motor Dilarikan, Lapor Polisi SLAWI - Tindakan berhati-hati ketika meminjamkan barang terhadap orang baru dikenal wajib dilakukan. Sebab, sekarang banyak ditemui orang jahat meminjam barang dengan berbagai alasan. Modus operandi mereka biasanya mengajak kenalan terlebih dulu kepada korban. Seperti nasib nahas yang menimpa Agus Seno (30), warga Kelurahan Lebaksiu, Kabupaten Tegal. Niat baik untuk menolong teman barunya yang mengaku bernama Eko (30) asal Kota Tegal dengan meminjamkan motor itu malah berbuah petaka. Pasalnya, motor bebek G-3600-RP itu dibawa lari dan tak kunjung dikembalikan. Mengalami kejadian tersebut, dia pun melapor ke polisi. "Kami berkenalan hanya beberapa menit. Saat itu Eko mengatakan meminjam motor hanya satu jam untuk menjemput kakaknya. Namun setelah saya tunggu, hingga malam dia juga tak muncul,'' tutur Agus . (wn-14n) |