| Jumat, 10 Desember 2004 | PANTURA |
Daerah Rawan Dipasangi Kamera Pengintai
Slawi - Berbagai kasus kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Tegal, kini menjadi sorotan berbagai pihak. Dari kasus pembegalan, perampokan, kecelakaan kereta, hingga tabrak lari, seakan mengesankan wilayah yang terbagi dalam 18 polsek itu dipenuhi aksi kejahatan. Kapolres Tegal AKBP Drs Tri Nugrojo J Adi SH MSi dan Wakapolres Kompol Rachmat Pamuji menyatakan, kasus tindak kejahatan seperti itu sebenarnya juga sering terjadi di wilayah hukum polres lain. Namun, menurut dia, yang terpenting bukan mencari kambing hitam, misalnya menyodorkan rendahnya kesadaran hukum di tengah masyarakat. Sebab, apa pun yang terjadi polisi harus siap mengantisipasi. "Salah satu cara mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan, yakni dengan mempersempit ruang gerak penjahat. Minimal kalau ada aksi kejahatan, bisa langsung ditangani secara cepat. Pelakunya juga cepat ditangkap," tutur Kapolres Tegal. Di hampir daerah rawan di wilayah hukumnya, kata dia, sudah dipasang kamera pengintai. Dia mengharapkan, jika terjadi tindak kejahatan baik polsek maupun polres akan cepat mengetahui. Dia mencontohkan kasus tabrak lari di Procot, Slawi, beberapa waktu lalu. Pelakunya menggunakan Suzuki Carry warna putih dan lari menuju Kecamatan Kramat. "Karena tiap pos penjagaan dan masing-masing polsek sudah dilengkapi komputer yang bisa berhubungan langsung atau computer online dan dilengkapi kamera pengintai, pelaku pun langsung bisa dikejar dan ditangkap," tutur Tri Nugroho J Adi. Langsung Mengamati Menurut dia, kamera yang dipasang di berbagai sudut jalan dan pos penjagaan akan langsung mengamati tiap kendaraan yang lewat. Karena itu, begitu ada mobil yang dicurigai, petugas langsung melakukan pengejaran dan menghentikannya. Dia memberi contoh kasus peledakan bom di dekat Kedubes Australia di Jakarta. Kamera pengintai yang dipasang di sebuah perkantoran langsung bisa merekam kejadian tersebut. Demikian juga dalam kasus pembegalan, perampokan, atau tabrak lari, bila diketahui ciri-cirinya, petugas jaga di Mapolsek atau pos penjagaan akan langsung mengamati kendaraan atau orang-orang yang melintas lewat monitor komputer. Contoh lain, kasus penipuan oleh orang-orang yang suka menjual kalender ke polsek atau instansi pemerintah dengan mengatasnamakan pejabat dan membawa memo. Lewat computer online yang dilengkapi kamera pengintai itu, mereka itu bisa langsung dikonfirmasikan ke pejabat yang menyuruhnya. Kinerja dan aktivitas tiap-tiap anggota Polres Tegal juga dapat diketahui karena di tiap sudut Mapolres Tegal telah dipasang kamera pengintai. Karena itu anggota yang suka main game di komputer atau membuka situs porno, akan langsung ketahuan. (D12-74i) |