logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 Desember 2004 SALA
Line

Golkar Diminta Gaet Palapa

SUKOHARJO- Situasi politik Kabupaten Sukoharjo menjelang Pilkada 2005 terus memanas. Berbagai ormas mulai didekati untuk memuluskan langkah pilkada yang diperkirakan berlangsung Juni mendatang.

Tak kurang kader partai pun mulai unjuk bicara. Misalnya, yang dikemukakan kader senior Partai Golkar, Sri Waluyo, yang mengusulkan partainya menggaet Paguyuban Lurah dan Pamong Desa (Palapa). ''Saya optimistis, kalau Golkar mampu menggaet Palapa, keberhasilan untuk mengegolkan calon dalam pilkada akan lebih besar,'' katanya.

Sebab, menurut mantan Ketua DPD Partai Golkar Sukoharjo ini, Palapa memiliki akses ke bawah yang sangat luas. Sebagai lurah dan pamong desa, otomatis mereka menjadi panutan di desa dan kelurahan masing- masing. Bahkan di desa mereka sering menjadi rujukan setiap persoalan yang dihadapi warganya. Karena itu, warga pun menaruh hormat dan bersikap sesuai dengan yang digariskan pemimpinnya.

''Jelas ini menjadi modal sangat kuat dalam pilkada yang menggunakan sistem pemilihan langsung. Apa kata lurah dan pamong desa, itu juga yang menjadi garis warga. Hebat kan?''

Saat ini, lanjut Waluyo yang menjabat wakil ketua DPRD, kekuatan Palapa tak bisa diremehkan. ''Jelas kekuatan Palapa yang meliputi 167 desa dan kelurahan tak bisa dipandang sebelah mata. Golkar harus segera menggalang kekuatan untuk menggaetnya. Jangan sampai terlepas atau keduluan parpol lain. Perlu diingat, setiap parpol sudah menyusun kekuatan sejak dini.''

Bagaimana cara menggaet Palapa? Sri Waluyo yakin para elite Golkar sudah memiliki sejumlah agenda. ''Bisa saja nanti calon bupati dari Golkar dan wakilnya dari Palapa atau sebaliknya. Yang jelas, calonnya harus dimusyawarahkan bersama. Saya yakin, ini solusi yang sangat hebat untuk memenangkan pilkada.''

Ditemui terpisah, Ketua Palapa Masrochin mengakui organisasi yang dia pimpin sudah mulai didekati bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati. ''Sudah ada beberapa balon yang melakukan pendekatan. Namun hingga kini kami belum memutuskan mau dibawa ke mana Palapa saat pilkada nanti. Dalam waktu dekat, kami akan mengadakan musyawarah dengan seluruh anggota untuk membahas hal ini,'' tegasnya. (G10-85i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA