| Sabtu, 04 Desember 2004 | PANTURA |
Tinggal Beberapa HariPEKALONGAN- Wali Kota Pekalongan Drs H Samsudiat MM menyatakan tidak akan lagi mencalonkan menjadi wali kota periode 2005-2010. ''Saya sudah dua kali berturut-turut menjadi wali kota, dan tidak akan mencalonkan lagi. Toh kalau mencalonkan belum tentu terpilih lagi,'' katanya, kemarin. Hal itu ditegaskan dalam acara halalbihalal Paguyuban Kepala Kelurahan se-Kota Pekalongan di Matahari Dept Store Pekalongan, kemarin. Acara yang cukup hangat itu diisi siraman rohani oleh Dr KH Abdul Hadi MA, dosen IAIN Semarang. Samsudiat mengakui masa jabatannya menjadi wali kota Pekalongan hanya tinggal beberapa hari. ''Masa kerja saya akan habis 6 Januari 2005. Jadi tidak lama lagi saya harus melepas jabatan wali kota.'' Menurut dia, sehubungan dengan habis masa jabatannya, Kota Pekalongan segera melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung dalam tahun ini juga bersama-sama daerah lain di Jateng. ''Dalam tahun ini di Jateng diperkirakan ada 16 daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah secara langsung,'' katanya. Meski demikian, kini belum ada tanda-tanda pilkada dilakukan saat masa kerja dirinya habis. Diperkirakan pilkada akan mundur. Mengingat masa jabatan habis 6 Januari 2005, Gubernur akan mengangkat Plh wali kota sampai pilkada dilaksanakan. Dengan demikian pemerintahan tetap berjalan lancar. Akan Maju Berkaitan dengan pilkada, sampai kemarin menurut pengamatan Suara Merdeka ada beberapa calon yang menyatakan akan maju dalam pilkada. Mereka adalah Drs Sigit Sumarhaenyanto MM (Kepala Dinas Penataan Kota dan Pemukiman Kota Pekalongan), dr Basyir Ahmad (Ketua DPD Golkar), Drs Timur Susilo Mirza (Pengusaha), Fredy Wijaya (pengusaha), Solihin Chambali (anggota DPRD dari FKB), Drs Anthony (Camat Pekalongan Timur). Bahkan, kini ada isu-isu yang belum jelas kepastiannya bahwa Urip Sunaryo SH MM (kepala BP3M Kota Pekalongan) dan Drs Sony Hikmalul MSi (pengusaha) akan mencalonkan menjadi wakil wali kota. Beberapa calon wali kota kini juga sudah melakukan perang spanduk di berbagai jalan umum pada setiap kegiatan yang mengundang massa. Meski demikian jika dilihat dari kesepakatan parpol, baru ada dua yang sudah mendapatkan kesepakatan dari partai. Mereka adalah Sigit Sumarhaenyanto dicalonkan dari PDI-P, dan Drs Timur Susilo Mirza (PPP). Adapun yang lain, dalam proses seleksi partai yang dilamarnya.(A15-42s) |