| Sabtu, 04 Desember 2004 | PANTURA |
Biaya Non-BPIH Termurah Se-JatengKAJEN - Sebanyak 655 calon haji Kabupaten Pekalongan siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Mereka akan diterbangkan dalam dua kloter pada 26 Desember dari Asrama Haji Donohudan Solo. Kesiapan tersebut dikemukakan Kepala Depag Kabupaten Pekalongan, Drs H Masduki, kemarin. Seluruh persiapan telah dilakukan, dan diharapkan tidak akan ada masalah pada musim haji kali ini. Bahkan, calon haji Kabupaten Pekalongan kali ini boleh berlega hati karena biaya non-BPIH yang berkait dengan proses pemberangkatan dari Kajen ke Asrama Donohudan Solo adalah yang terkecil di Jateng. "Biaya non-BPIH di Kabupaten Pekalongan adalah yang terkecil di Jateng, yaitu Rp 230 ribu," tegasnya. Padahal daerah-daerah lain, dana non-BPIH Rp 250 ribu ke atas. Selain biayanya paling murah, calon haji Kabupaten Pekalongan juga akan mendapatkan seragam rombongan secara cuma-cuma dari Bupati Pekalongan, Drs H Amat Antono. Sementara itu 42 calon haji yang tertunda berangkat tahun lalu akibat gagalnya penambahan kuota dibebaskan dari biaya non-BPIH. "Seluruh biaya non-BPIH ke-42 calon haji itu ditangung oleh Bupati," katanya. Empat Calon Batal Jumlah calon haji Kabupaten Pekalongan yang terdaftar tahun ini sebenarnya 711 orang. Namun ada 68 orang yang mutasi ke luar daerah, empat orang batal berangkat, dan 16 orang mutasi masuk. "Sehingga jumlah calon haji riil yang diberangkatkan dari Kabupaten Pekalongan 655 orang," katanya. Jumlah tersebut, akan diberangkatkan dalam dua kloter, yaitu kloter 16 dan 17. Kloter 16 sebanyak 400 orang, dan kloter 17 berjumlah 255 orang. "Kedua kloter, Insya Allah akan diberangkatkan 26 Desember dari Donohudan," ucapnya. Berbagai persiapan telah dilakukan, dan sampai saat ini semuanya berjalan lancar. Selain terus melakukan rapat koordinasi dalam kepanitiaan, manasik haji bagi para calon haji di Islamic Centre Kedungwuni sebagai tanda siapnya calon haji juga telah ditutup. Penutupan manasik tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Pekalongan, Dra Hj Siti Qomariyah MA dan beberapa pejabat Muspida.(G16-14a) |