logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 Desember 2004 OLAHRAGA
Line

Gozali Siap Dukung Ketua Terpilih

SEMARANG - HB Bahreisy Gozali, salah satu tokoh olahraga yang diharapkan maju ke pencalonan ketua KONI Jateng pada Musorda 18-19 Desember mendatang, menyatakan siap untuk mendukung ketua terpilih. Ia sendiri memilih untuk tidak mengajukan diri dalam pencalonan, sehingga merasa tidak perlu membuat surat pernyataan mencalonkan diri kepada panitia Musorda.

Bos biro perjalanan haji PT GII ini menyatakan dirinya selalu ikhlas dalam mendukung pembinaan olahraga di Jateng. Sebagai wujud ikhlas itu, ia akan menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga tanpa harus menduduki posisi ketua KONI Jateng.

"Yang namanya ikhlas, tidak perlu harus jadi ketua untuk bisa ikut membina. Dalam posisi apa pun, saya siap membantu pembinaan," tandasnya.

Di samping soal ikhlas, alasan Gozali untuk tidak mencalonkan diri adalah faktor kesibukan dan bisnis. Dalam tiga tahun terakhir, waktunya lebih tersita untuk urusan olahraga mulai dari PSIS, KONI Jateng dan sebagai asisten manajer tim nasional PSSI Pra-Piala Dunia serta Piala Asia. Mulai saat ini, untuk sementara, dia akan mengelola bisnisnya yang selama ditinggalkan dilimpahkan kepada stafnya.

"Staf saya memang sudah bekerja baik. Namun masih ada ide-ide saya yang belum bisa diterjemahkan dalam bisnis," katanya.

Atas dasar kesibukan itu pula, Gozali kini juga tidak bersedia ditunjuk menjadi manajer tim PSSI ke Piala Tiger. Tugasnya sebagai asisten manajer tim berakhir setelah pertandingan tim nasional melawan Turkmenistan di Pra-Piala Dunia yang berkesudahan 3-1 di Jakarta, 17 November lalu. "Saya menolak menjadi manajer tim nasional. Saya perlu waktu untuk menata pekerjaan yang beberapa lama saya tinggalkan," ungkapnya.

Tiga Besar

Mengenai siapa yang layak memimpin KONI Jateng periode empat tahun mendatang, Gozali tidak mau menyebut nama. Menurutnya, siapa pun yang terpilih menjadi ketua akan menghadapi tugas berat dibanding sebelum-sebelumnya.

"Sudah pasti agenda tiga besar akan menjadi amanat Musorda kepada ketua. Sebab target itu sudah lama dicanangkan sejak PON XIII lalu," katanya.

Untuk mewujudkan target Jateng menjadi peringkat tiga di PON mendatang itu, Gozali menyebut kata kuncinya adalah medali. Jika bicara medali, maka tingkat popularitas cabang menjadi kurang penting. Karena itu, dia melihat cabang-cabang seperti atletik dan renang harus menjadi andalan dan sejak saat ini sudah harus dicanangkan sebagai cabang prioritas untuk pembinaan.

"Di samping meningkatkan kemampuan atlet senior, saya rasa pembinaan terhadap atlet-atlet potensial pelajar merupakan hal penting," paparnya. Karena itu, dia pun memiliki ide untuk diselenggarakannya kejuaraan atletik antar-SLTA se-Jateng dengan periode berkala yakni satu tahunan atau bahkan enambulanan.

Gozali juga mengingatkan, agar kesejahteraan pelatih dan atlet lebih mendapat perhatian. Kepedulian itu menyangkut pendidikan, kesejahteraan hidup, sampai perhatian pada pekerjaannya. "Bagaimana kita memberi jalan keluar bagi mereka yang tidak mampu bersekolah, kuliah, lalu setelah lulus akan ke mana, bagaimana pekerjaannya. Hal-hal semacam ini harus diperhatikan betul, karena atlet telah memilih profesinya, sehingga pasti mengorbankan sebagian dari masa remaja dan sekolahnya".

Dia meyakini, kalau semua diperhatikan dan diopeni, atlet akan kerasan, loyal dan hanya berpikir bagaimana berprestasi. "Untuk itu perlu dibuat mekanisme kepedulian ini. Apakah melalui sistem asuransi masa depan, ataukah melalui pola-pola lain yang bisa meng-cover permasalahan ini. Hal itu juga harus dilakukan terhadap masa depan pelatih," tambahnya.

Mengenai pembinaan, dia menyarankan agar KONI-KONI daerah tingkat II secara reguler diajak berbicara mengenai visi pembinaan di Jateng, sehingga bisa disusun blue print bukan hanya lima tahun ke depan, tetapi misalnya dalam satu dasawarsa mengenai gambaran peta keolahragaan Jateng di pentas nasional. (A4-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA