| Sabtu, 04 Desember 2004 | OLAHRAGA |
Kaka: Kami Lebih Kuat dari JuveMILAN - Pemain tengah AC Milan, Kaka, memperingatkan pimpinan kelasemen kompetisi Seri A, Juventus, agar tetap waspada karena persaingan memperebutkan gelar semakin memanas. Milan, yang mengunjungi tim peringkat ketiga dari bawah, Parma, Sabtu, membuat celah empat angka dengan Juve dan pemain Brasil yang memiliki teknik tinggi itu menyatakan timnya tidak sabar menunggu pertemuan dua tim besar Italia itu di Turin pada 18 Desember. ''Juve dan Milan merupakan dua tim bagus, tapi saya harus mengatakan bahwa kami lebih kuat dari Juve,'' kata Kaka, yang mulai menunjukkan penampilan terbaiknya dalam musim lalu, sehingga menjadi perhatian kalangan sepakbola. ''Saya mengamati penampilan tim saya setiap hari dan saya paham kami amat potensial. Saya harap kami dapat memendekkan jarak kami dengan Juve,'' katanya. Kaka naik ke permukaan setelah mendukung Milan memenangi gelar mereka tahun lalu, merupakan kemenangannya pertama di Italia. Namun kendati ia begitu memukau publik Italia, dengan semangat bermain yang seolah tak kunjung padam serta penyelesaian akhir yang sedingin es, pemain internasional Barsil itu mengalami masalah yang tidak membuatnya berjalan mulus pada awal musim kompetisi ini. Pemain berusia 22 tahun itu mengatakan, ia tidak bersedia mengubah filosofinya dalam usaha masuk dan memecahkan masa-masa sulitnya. ''Saya ubah beberapa hal dalam hidup saya tapi hal itu bukan merupakan hal terbaik dalam menemukan penampilan terbaik saya di lapangan,'' katanya. ''Saya suka menghapi hal berisiko. Itulah yang saya pelajaari sebagai orang muda Brasil dan beritu pulalah gaya permainan saya di lapangan,'' tambahnya. Zlatan Ibrahimovic Milan diharapkan akan menurunkan striker cedera yang sudah membaik Andriy Shevchenko dalam pertandingan Sabtu. Pemain asal Ukraina itu tidak merumput sejak 15 November, karena mengalami cedera tertarik urat paha kiri ketika berhadapan melawan tim Bologna. Kaka boleh saja merasa yakin Milan akan mempertahankan gelar scudetto, tapi striker Juventus Zlatan Ibrahimovic memiliki pertimbangan lain. ''Semua pemain kami sedang dalam posisi prima dan kami tidak takut dengan siapa pun,'' kata pemain internasional berusia 23 tahun asal Swedia itu menjelang menjamu Lazio dalam pertandingan Minggu. ''Milan memiliki Kaka dan Shevchenko tapi hal itu tidak membuat kami keder. Urutan dalam klasemen menunjukkan siapa yang terkuat saat ini,'' katanya. Sedangkan penjaga gawang Lazio, Angelo Peruzzi, tidak dapat menghadapi bekas klubnya itu karena sedang dihukum setelah mendapat kartu merah saat timnya kalah saat menjamu Cagliari minggu lalu dan posisinya akan ditempati Matteo Sereni. Striker Paolo Di Canio dan pemain tengah Prancis, Ousmane Dabo, tampaknya akan diturunkan pelatih Lazio, Domenico Caso, setelah keduanya mengakhiri masa hukuman mereka. Semua tim papan tengah Seri A tampaknya akan berjuang keras dan sama-sama memiliki kesempatan untuk mengubah posisi mereka, terlebih sebanyak 12 tim mengantungi nilai antara 16 sampai 19 poin. Klub dari kawasan selatan masih bercokol dengan jarak berdekatan, Cagliari berada di urutan keempat disusul tim Sicilia Palermo serta Messina di urutan kelima dan keenam dan klub dari Puglia, Lecce, di urutan kedelapan. (rtr,A4-57) |