| Sabtu, 04 Desember 2004 | OLAHRAGA |
Eko Siap Gantikan FofeeSEMARANG - Pelatih PSIS Herry Kiswanto akan menurunkan Eko Purjianto pada pertandingan lawan PSS Sleman Minggu (5/12) besok di Stadion Tridadi Sleman. Dia akan menggantikan Fofee Camara yang tidak bisa main karena terkena akumulasi kartu kuning. Kesempatan tersebut akan dimanfaatkan Eko untuk bermain sebaik-baiknya. Tentu saja, dengan menjaga daerah pertahanan PSIS secara maksimal. ''Jika diturunkan lawan PSS nanti, saya siap. Saya tidak akan mengecewakan PSIS,'' tegasnya. Mantan pemain PSSI Primavera itu mengaku sudah cukup lama menunggu untuk dimainkan Herry Kiswanto. Sebab, cedera kaki kanannya secara medis sudah sembuh total. Begitu juga dengan kondisi psikologisnya. Dia sudah berani beradu badan, melakukan tackling, atau adu lari dengan pemain lawan. Kondisi yang cukup baik itu sudah dialaminya tiga bulan lalu. Bahkan, saat pertandingan uji coba lawan Unnes dan Persikaba lalu, dia sempat diturunkan. Namanya pun terdapat dalam daftar line-up saat PSIS menjamu Pelita KS di Stadion Jatidiri. Sinyal ''Sebenarnya, setelah sembuh total, saya ingin dimainkan barang 5 atau 10 menit pada pertandingan resmi. Itu untuk membantu meningkatkan kepercayaan diri. Di pertandingan nanti, secara mental dan psikologis, saya tidak ada masalah,'' kata mantan pemain Pelita Jaya dan PSPS ini. Sebelum berangkat ke tiga pertandingan tandang lalu, Herry Kiswanto memang sudah memberi sinyal akan menurunkan Eko sebagai tandem Fofee Camara di libero. Sebab, Herry menilai kondisi Eko semakin baik dan matang. Hanya saja, Herry sedikit khawatir jika Eko masih trauma dengan cedera yang pernah dialaminya. Meski demikian, Herry tetap membawanya ke tiga pertandingan tandang lalu. Soal trauma yang dikhawatirkan Herry, Eko mengaku sudah dapat menghilangkannya. Sebab, dalam latihan sehari-hari, kepercayaan dirinya semakin meningkat saat bermain game bersama pemain. Sebab, di game itu tak jarang dia beradu kaki atau badan dengan rekan-rekannya. Karena itu, dia sudah terbiasa kembali dengan permainan kasar tersebut. ''Kaki saya sudah baik dan kuat. Jadi, tidak khawatir lagi jika harus beradu kaki dengan pemain lawan. Saya tidak trauma cedera,'' ujarnya. ''Jika diturunkan nanti, saya berharap bisa bermain baik, seperti saat belum cedera dulu.'' Sementara itu, kemarin PSIS telah tiba di Yogyakarta. Untuk memenuhi ambisi meraih kemenangan pasukan Mahesa Jenar sampai tidak memperdulikan hujan deras yang mengguyur Kota Yogyakarta. Mereka tetap melakukan latihan, kendati hanya latihan ringan. ''Kami hanya latihan ball possession,'' jelas salah satu pemain, Agung Setyabudi. Walaupun latihan ringan, tetapi seluruh pemain terlihat serius. Semua itu dilakukan, karena mereka ingin pulang membawa hasil yang menyenangkan bagi suporter PSIS yang tergabung dalam wadah Panser Biru.(H13,sgt-22) |