logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 Desember 2004 SEMARANG
Line

Hari Ini Musda PGRI Sepakat Tolak Kader Titipan

GROBOGAN - Hari ini menurut rencana Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Grobogan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) Ke-19 di gedung SMA PGRI Purwodadi Grobogan. Musda itu akan dibuka Bupati H Agus Supriyanto SE.

Beberapa peserta menegaskan, semua ranting sepakat menolak money politics dan kader titipan dari penguasa ataupun sponsor.

"Sebab, cara-cara itu menjadikan aspirasi anggota selama ini kurang diperhatikan. Terbukti, pengangkatan kepala sekolah SD-SLTA yang diusulkan berdasar urutan kepangkatan dan senioritas ternyata malah menggunakan uang. Bahkan, satu dengan yang lain bersaing uang secara besar-besaran. Mana yang terbesar, itulah yang diangkat," ungkap Bambang W (40), anggota PGRI dari Purwodadi.

Dia mengungkapkan, semua ranting ingin ada perubahan mendasar di tubuh organisasi itu terutama pengurusnya. Untuk itu, mereka sepakat memilih kandidat yang bersih, berwibawa, dan loyal pada organisasi. Dengan demikian, pengurus PGRI di Grobogan tidak hanya menjadi alat kekuasaan tetapi betul-betul mampu mengangkat kepentingan anggota.

Diperoleh keterangan, dalam musda itu muncul beberapa kandidat, antara lain Drs Djaiman, Djasman SPd, Yuwono SPd, Kasubdin Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Pirman SPd MPd, dan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Drs H Sri Mulyadi MM. Dari sejumlah kandidat itu, hanya dua yang masih aktif sebagai PNS, yaitu dua yang disebut terakhir. Yang lain pensiun.

Bambang mengatakan, dari sejumlah kandidat itu hanya Pirman yang mendapat dukungan paling kuat. Menurut kabar, 90% pengurus ranting yang mempunyai hak suara mendukungnya. Bahkan, beberapa pengurus ranting di sejumlah kecamatan, yaitu Gabus, Kradenan, Ngaringan, Wirosari, Tawangharjo, Pulokulon, Purwodadi, Penawangan, Godong, dan Gubug sudah menyatakan dukungan.

"Mereka menilai, Pirman itu sederhana tetapi loyal dan berani berkorban untuk organisasi. Karena itu, wajar jika dia didukung mayoritas pengurus pada tingkat ranting," ungkapnya. Pirman ketika ditemui menandaskan, dia akan ikut memperebutkan bursa ketua umum PGRI cabang dalam musda hari ini. Niat itu diwujudkan setelah sebagian besar pengurus ranting menyatakan dukungan.

"Saya maju karena mayoritas ranting meminta. Padahal, untuk kepentingan itu saya tak punya modal," ujarnya. Sementara itu, Sri Mulyadi mengaku didukung semua kepala cabang dinas (KCD) di 19 kecamatan, meski baru diwujudkan belakangan. Sebab, dia menyatakan niatnya maju sebagai kandidat setelah Lebaran.

"Sebenarnya sudah lama saya ingin ikut pencalonan itu. Akan tetapi karena kesibukan dinas, baru sekarang saya dapat mempersiapkan diri secara total." (A23-64j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA