| Sabtu, 04 Desember 2004 | SEMARANG |
Teridentifikasi, Pencuri Kayu yang Tewas TertembakKENDAL - Korban tewas akibat terkena tembakan anggota Brimob Kompi I Pekalongan, Bhara (dahulu Bharatu-Red) DH, kemarin telah teridentifikasi. Korban yang diduga kuat salah seorang anggota kawanan pencuri kayu jati di Petak 35D RPH Mangkang, KPH Kendal tersebut adalah Sanusi (25), warga RT 4 RW 5, Dukuh Nolokerten, Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Sanusi tewas dengan luka serius di kepalanya akibat terkena sebutir peluru dari senapan serbu AK 200P. Jenazah Sanusi yang berada di kamar mayat RSUD Dokter Soewondo Kendal, pada Jumat (3/12) pagi telah diambil keluarganya untuk dimakamkan di desanya. Identitas korban penembakan diketahui setelah polisi dan aparat Perhutani datang ke beberapa desa yang diperkirakan sebagai tempat tinggal korban. Saat berada di Desa Nolokerto, aparat mendapati seorang warga sedang mencari saudaranya yang kabarnya ikut mencari di hutan. Seperti diberitakan, anggota Brimob Kompi I Pekalongan Bhara DH, Kamis (2/12) sekitar pukul 14.30 menembak seorang yang diduga kuat pencuri kayu jati di Petak 35D. Akibat terkena sebutir peluru yang ditembakkan dari senapan AK 2000P itu, korban tewas seketika di kawasan hutan di wilayah Desa Sumberejo, Kaliwungu. Identitas korban penembakan saat itu belum teridentifikasi. Diserahkan Provos Peristiwa penembakan berawal ketika aparat gabungan dari Polhutmob Perhutani KPH Kendal bersama Brimob Kompi I Pekalongan berpatroli rutin di kawasan hutan jati RPH Mangkang. Ketika aparat gabungan yang terdiri atas empat anggota Brimob dengan senapan AK 2000P dan dua anggota Polhutmob tiba di petak 35D mendapati lima hingga enam orang sedang memotong beberapa batang kayu jati. Beberapa batang kayu jati yang dipotong menggunakan gergaji manual itu adalah hasil tebangan enam pohon di tempat yang sama. Kedatangan petugas mengejutkan kawanan pencuri kayu. Mereka lari tunggang-langgang menyebar ke segala arah. Mengetahui kawanan pencuri kayu melarikan diri, Bhara DH melepaskan tembakan. Belum diketahui pasti apakah tembakan tersebut sengaja diarahkan ke kawanan pencuri atau tidak. Yang jelas, dari tembakan itu sebutir peluru mengenai bagian kepala seorang pencuri. Kawanan pencuri lainnya dapat melarikan diri. "Hingga hari ini, kami masih memburu kawanan pencuri kayu yang melarikan diri. Jenazah korban tewas, Sanusi, telah diambil keluarganya. Tentang penanganan pelaku penembakan, Bhara DH, kami serahkan sepenuhnya ke provos di kesatuannya. Seusai kejadian, dia kami mintai keterangannya. Beberapa saat kemudian, dia dijemput provos Brimob Kompi I Pekalongan, " papar Kapolres Kendal AKBP Drs H Achmad Syukrani saat dihubungi lewat ponselnya, kemarin.(G15-73j) |