| Sabtu, 04 Desember 2004 | SEMARANG |
Jelang Lengser, Kegiatan Wali Kota PadatSEMARANG-Empat puluh delapan hari menjelang jabatan H Sukawi Sutarip sebagai Wali Kota Semarang berakhir, kegiatannya banyak diisi tatap muka dengan masyarakat. Misalnya, selama empat hari mulai Kamis lalu, rata-rata ada dua kegiatan wali kota bersama warga Semarang, baik dilakukan siang atau malam hari. Kamis lalu, Wali Kota menghadiri halalbihalal dan silaturahmi bersama Dinas Pendidikan Nasional Kecamatan Semarang Timur. Kemudian, menghadiri Wisuda XII Program Pasca Sarjana di Kampus Unaki. Hari ini wali kota mengikuti halalbihalal bersama Muspida, karyawan Pemkot di hall Balai Kota. Sore harinya menggelar halalbihalal dengan BPR dan BKK di rumah dinas wali kota. Sedangkan Sabtu (hari ini-red), kegiatan wali kota diisi halalbihalal dengan salah satu radio yang berpusat di Ungaran dan halalbihalal dengan pengurus Yayasan Alumni Undip di Kampus USM Jalan Soekarno-Hatta. Dekat Rakyat Pada Minggu (5/12), kegiatannya halalbihalal bersama Yayasan Husnul Khotimah Rowosari. Kemudian meresmikan pembangunan madrasah Miftakhul Falah di Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Gayamsari. Menanggapi jadwal yang begitu padat itu, Sukawi Sutarip menyatakan, kegiatan bersama masyarakat yang begitu padat sudah biasa dilakukan sejak menjabat wali kota pada tahun 2000. ''Tidak hanya akhir-akhir ini saja. Sejak dahulu saya sudah seperti itu. Itu semata-mata agar dekat dengan rakyat. Bahkan sekarang justru lebih longgar. Kalau sebelumnya dalam sehari sampai empat kegiatan dikunjungi, sekarang lihat sendiri dijadwal, sehari hanya dua kegiatan,'' katanya. Menurut dia, kegiatan yang dilakukannya tak ada kaitan dengan pencalonan dirinya sebagai wali kota pada periode 2005-2010. ''Itu sudah menjadi kewajiban seorang pemimpin untuk dekat dengan rakyat,'' terangnya. Sehingga siapa pun wali kota Semarang ke depan harus pandai-pandai bergaul dengan masyarakat. Lewat cara itu aspirasi masyarakat secara langsung dapat didengar seorang pemimpin. (G17, H1-64) |