logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 Desember 2004 EKONOMI
Line

23 Komoditi Diperdagangkan di Pasar Lelang

SEMARANG- Lelang agro produk komoditi Jateng akan kembali digelar di sub terminal agribisnis Soropadan, Kabupaten Temanggung pada Kamis (9/12) mendatang. Dalam lelang ke-6 ini, sebanyak 23 komoditi dipastikan akan ikut diperdagangkan.

''Komoditi tersebut adalah beras, palawija (jagung, ketela pohon), sayuran (bawang merah, cabe, tomat, wortel, kobis, buncis, kentang), buah-buahan (melon, semangka, salak, mangga) empon-empon (jahe kunyit, kencur, kapulogo), tembakau, cengkeh, gula pasir, ikan dan udang,'' ujar P Edison Ambarura SE MSi, kemarin.

Ia mengatakan, peserta pasar lelang yang sudah memastikan hadir adalah petani, kelompok tani, asosiasi hasil pertanian, koperasi selaku penjual dari seluruh kabupaten/kota di Jateng. Adapun pembeli yang akan datang adalah pelaku usaha yang bergerak di bidang perhotelan, swalayan, pabrikan, pedagang besar baik di Jateng maupun luar provinsi ini. ''Pembeli yang dihadirkan dari luar Jateng berasal dari Surabaya, Bandung, Jakarta, Riau, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Ujung Pandang,'' papar dia.

Pasar lelang ini menjadi salah satu proyek percontohan nasional dan menjadi istimewa karena akan dihadiri 10 Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Indonesia. Bahkan, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu akan menyaksikan proses lelang agro ini.

Kepala Dinas Perindag yang akan datang antara lain Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Riau, Sulawesi Selatan, Kabupaten Agam dan Barlingmascakeb Jateng. ''Mereka akan belajar dari pengalaman Jateng menyelenggarakan pasar lelang agro yang dinilai sukses ini. Selain itu, akan melihat langsung aplikasi sistem penjaminan pasar lelang yang dilaksanakan di Jateng ini,'' tandasnya.

Dia menjelaskan, penjaminan yang dimaksud adalah untuk mengantisipasi terjadinya kerugian salah satu pihak (penjual atau pembeli) akibat gagal serah maupun gagal bayar. Jateng termasuk daerah yang pertama kali melakukan sistem penjaminan di dalam penyelenggaraan pasar lelang.

Penjaminan ini telah dilakukan untuk 4 jenis komoditi yakni jagung, kacang hijau, kentang, dan beras. Hasil evaluasi yang telah dilakukan tercatat bahwa transaksi yang dilakukan dengan sistem penjaminan berhasil 100%. ''Sementara untuk komoditi yang tidak dilakukan penjaminan kalau terjadi transaksi dalam pasar lelang, maka transaksi kontrak berada dalam pengawasan Disperindag Jateng.''

Dinas Perindag Jateng hingga saat ini telah melaksanakan lima kali pasar lelang. Kegiatan terakhir dilaksanakan pada 8 September 2004 di Soropadan dengan nilai transaksi Rp 219.422.649,268. (G2-82)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA