| Sabtu, 04 Desember 2004 | EKONOMI |
IHSG dan Rupiah MelemahHarapan Indeks Tembus 1.000 Masih BesarJAKARTA- Harapan pada pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) menembus batas psikologis 1.000 akhirnya sirna. Sebab pada penutupan perdagangan Jumat kemarin, IHSG ditutup melemah 16.291 poin di posisi 981,407. Seluruh indeks di BEJ juga mengalami tekanan yang diduga dipicu oleh aksi ambil untung para investor. Indeks LQ45 turun 3,613 poin di posisi 214,272. Jakarta islamic Index (JII) tertekan 3,312 poin di level 162,041. Indeks Papan Utama (MBX) turun 4,916 poin di posisi 216,930. Indeks papan Pengembangan (DBX) turun 1,182 di posisi 225,329. Transaksi reguler mencapai 22.453 kali dengan saham berpindah tangan sebanyak 3.941.937 lot senilai Rp 1,39 triliun. 42 saham naik harganya, 102 saham turun harga, dan 227 saham harganya stabil. Direktur PT Bhakti Securities, Budi Ruseno, menilai penurunan IHSG hanya sementara. Menurut analisanya sampai akhir tahun kecenderungan IHSG melonjak dipicu euforia pasar untuk menembus level 1.000. ''Namun indeks tembus 1.000 jika mereka menerapkan aksi ambil untung. Akibatnya IHSG tertekan lagi,'' katanya. Sekjen Asosiasi Analis Efek Indonesia Haryajid Ramelan juga berpendapat, perkiraan bahwa makro ekonomi akan membaik tahun depan mendorong IHSG naik. Selain itu faktor diperolehnya pinjaman dari Bank Pembangunan Asia (ADB) menunjukkan kepercayaan terhadap Indonesia meningkat sehingga menimbulkan sentimen positif. (wa-82) |