| Sabtu, 04 Desember 2004 | EKONOMI |
Hipmi Jateng Gandeng Seluruh AsosiasiSEMARANG- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jateng akan menggandeng asosiasi-asosiasi profesi dan pengusaha di Jateng untuk bersama-sama meningkatkan nilai jual atau selling point produk di daerah ini. Selling point ini kemudian diharapkan akan menjadi salah satu pendorong perekonomian Jateng mendatang. ''Banyak potensi di wilayah ini yang sebenarnya layak untuk dipasarkan secara internasional, sayangnya lantaran kurang digarap secara maksimal, hasilnya juga belum memuaskan. Inilah nantinya yang akan kita usahakan bersama asosiasi-asosiasi yang ada di Jateng ini,'' kata Kukrit Suryo Wicaksono, Ketua Hipmi Jateng, kemarin. Dia menambahkan, dengan bekerja sama asosiasi yang ada di Jateng ini, diyakini jika ada produk unggulan yang memang layak untuk ditampilkan di pasar internasional, maka hasilnya juga lebih baik dari sekarang. Asosiasi seperti Asmindo, Asephi, Gapensi, Kadin dan seluruh organisasi yang ada dinilai mengetahui persis potensi apa yang layak untuk diunggulkan. ''Kami ingin mengajak para pengusaha di wilayah ini untuk tidak ragu-ragu bersama menembus pasar internasional. Sebab, tidak mungkin perekonomian di wilayah ini bisa meningkat tanpa kerja sama erat antar pengusaha maupun stakeholder terkait,'' ujar dia. Menurut dia, selain mebel produk Jateng lain yang layak untuk dijadikan selling point adalah komoditas pertanian. Karena itu, dia mengajak pengusaha agribisnis yang ada untuk meningkatkan kualitas hasil usahanya. ''Nantinya, Hipmi dan asosiasi akan membantu mencarikan pasar melalui jaringan yang sudah ada,'' tandasnya. Dia menegaskan, pihaknya akan berusaha meningkatkan eksistensi Hipmi maupun asosiasi lainnya dengan berbagai karya dan bisa seiring dengan program pemerintah daerah. Oleh sebab itu, seluruh anggota Hipmi yang ada di daerah akan dilibatkan dalam setiap program. (G2-82) |