| Rabu, 01 Desember 2004 | KEDU & DIY |
Polda Kini Punya Detasemen 88YOGYAKARTA - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) DIY telah memiliki Detasemen 88. Dengan keterbentukan satuan khusus antiteror ini diharapkan akan lebih meningkatkan daya antisipasi kemungkinan terjadi gangguan keamanan yang bersifat sangat meresahkan masyarakat. Kepala Polda DIY Brigjen Drs Sudirman kepada wartawan, Senin petang lalu menyatakan pembentukan satuan khusus itu jangan diartikan bahwa kondisi keamanan di wilayahnya dalam ancaman. Setelah dikukuhkan beberapa waktu lalu, Detasemen 88/Polda DIY dipimpin oleh AKBP Drs Yacobus Marjuki. Yacobus adalah perwira menengah di Direktorat Intelkam Polda DIY. Dia didampingi Komisaris Endi Sutendi SIK yang masih menjabat Kasat Reskrim Poltabes Yogyakarta sebagai Waka Detasemen 88. Dalam waktu dekat, Endi Sutendi akan menyerahkan jabatan lamanya. Semula Kapolda DIY dan jajarannya bersikap agak tertutup terhadap pembentukan Detasemen 88 itu. Dia khawatir, nanti menimbulkan keresahan warga. Akan tetapi, dia mau sedikit menjelaskan, antara lain tentang kelengkapan detasemen itu yang meliputi unsur Gegana (penjinak bahan peledak/jihandak), anjing pelacak, dan mobil Laboratorium Forensik (Labfor). Keterangan yang diperoleh menyebutkan, dalam rangka mengantisipasi kemungkinan aksi teror khususnya, sejumlah polda di Indonesia mempunyai detasemen khusus tersebut. Sesuai dengan tingkatannya, keberadaan Detasemen 88 pada tiap polda ada yang langsung di bawah kapolda dan ada pula yang masih di bawah Ditreskrim.(P58-76j) |