| Senin, 29 Nopember 2004 | OLAHRAGA |
Diouf Kembali BerulahLONDON- Denda lima ribu poundsterling dan gaji dipotong dua pekan, tampaknya tak membuat El Hadji Diouf kapok. Bintang Senegal di Piala Dunia 2002 ini kembali membuat ulah, dengan meludahi lawannya dalam pertandingan Liga Utama Inggris, Minggu (28/11). Dalam pertandingan Bolton Wanderers versus Portsmouth di Reebok Stadium, Diouf dilaporkan meludahi wajah Arjan de Zeeuw. Insiden tersebut terjadi usai De Zeeuw, kapten Portsmouth itu, mencetak gol tunggal pada pertandingan itu pada akhir babak pertama. "Ludahnya mengenai muka saya," kata De Zeeuw kepada BBC. "Pada akhir pertandingan, saya katakan hal itu kepada wasit (Steve Dunn) dan mencoba berbicara dengan El Hadji Diouf. Saya tidak yakin dia mau mengakuinya." FA belum mengomentari peristiwa tersebut, karena belum menerima laporan dari pejabat pertandingan, termasuk dari De Zeeuw sendiri. Namun jika laporan itu masuk dan terbukti, tampaknya Diouf akan menerima sanksi berat. Maklum, ini bukan kali pertama dia melakukan tindakan jorok tersebut. Musim lalu, Diouf dijatuhi sanksi denda oleh UEFA sebesar lima ribu poundsterling dan gaji dua minggunya dipotong Liverpool setelah meludahi seorang fans Celtic dalam sebuah pertandingan Piala UEFA. Gara-gara ulahnya itu, manajer Liverpool Gerrard Houllier sampai harus mewakili klub meminta maaf. Diouf sendiri kemudian mengaku menyesal dan memberikan kompensasi istimewa kepada fans tersebut. Si korban disodori tiket VIP menonton leg kedua partai tersebut di Anfield. Dia juga diberi kostum Diouf yang ditandatangani semua pemain The Reds. Beberapa waktu lalu, dia juga harus berurusan dengan polisi karena diadukan seorang fans Middlesbrough yang diludahinya. Hingga kemarin, urusan ini bahkan belum beres. Diouf musim ini dipinjamkan ke Bolton karena tidak mampu memenuhi harapan Liverpool yang merekrutnya dari Lens pada musim panas 2002. Oleh manajer baru Rafael Benitez, dia tak diberi nomor kostum sehingga harus rela pergi gratis ke Bolton. (ant-77) |