logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 29 Nopember 2004 KEDU & DIY
Line

lereng merapi

Syawalan Yayasan Ihsanul Fikri

MAGELANG-Yayasan Ihsanul Fikri yang mengelola SD Islam Terpadu (IT) Ihsanul Fikri, TK IT Asy Syafaa dan TK Islam Jamiatul Qura', Sabtu (27/11) lalu menyelenggarakan syawalan sekaligus menggelar bazar di sekolah tersebut. Arie Prasetyo salah seorang panitia menerangkan, selain saling minta maaf, kegiatan itu sekaligus untuk lebih mengakrabkan hubungan antara orang tua siswa dengan para pengajar. Dengan langkah itu diharapkan kegiatan belajar mengajar yang diselenggarakan Yayasan Ihsanul Fikri akan lebih baik dan berkualitas. (P60-20)

Keprotokolan Tuntut Pelayanan

YOGYAKARTA- Tuntutan kebutuhan terhadap berbagai aspek pelayanan, termasuk bidang keprotokolan, kian tinggi dan menuntut pelayanan prima baik dalam penerimaan tamu maupun penyelenggaraan acara lainnya.

Hal itu dikemukakan Kepala Sub Unit Protokol UGM, Djati Purwanto SH, ketika berbicara pada hari kelima Diklat Teknis Kehumasan dan Keprotokolan UGM.

Menurut dia, penciptaan tenaga keprotokolan yang mampu melaksanakan semua tugas tidak ada pilihan selain peningkatan keterampilan dan wawasan di bidang keprotokolan melalui proses learning by doing.

Sebab keterampilan dan wawasan yang memadai dapat meningkatkan performa kerja, salah satu hal yang dituntut menyongsong beralihnya status UGM dari perguruan tinggi negeri (PTN) menjadi PT Badan Hukum Milik Negara (BHMN) secara penuh pada 2005. (P12-20i)

Lulus Langsung Mendapat Pekerjaan

PURWOREJO- Politeknik Sawunggalih Aji (Polsa) Kutoarjo mewisuda 38 lulusan pertama, Sabtu (27/11). Yang menarik, dari jumlah lulusan tersebut 16 di antaranya langsung diserap lapangan kerja.

Hal itu, menurut dosen Polsa Drs Fatkullah MSi, karena perguruan tinggi menjalin kerja sama dengan sebuah perusahaan, yaitu PT Balai Pustaka Peraga. Berkat jalinan kerja sama dengan perusahaan tersebut, sejumlah mahasiswa yang dianggap berprestasi langsung ditempatkan. Enam belas lulusan yang langsung bekerja masing-masing ditempatkan di Medan enam orang, di Kutoarjo empat orang, di Jakarta tiga orang, selain itu di Palembang, Padang, dan Bandung masing-masing satu orang.(yon-92s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA