| Senin, 29 Nopember 2004 | KEDU & DIY |
Amin Soedibyo Minta Disiapkan Cadangan
KEBUMEN- H Amin Soedibyo, mantan Bupati Kebumen dua periode menegaskan, asal tidak terganjal dengan Undang-undang Nomor 32/2004, dirinya akan sungguh-sungguh maju dalam pemilihan bupati (pilbub) 2004-2009. ''Namun saya minta peraturan perundangan yang ada diantisipasi. Artinya, mulai sekarang Partai Golkar harus menyiapkan cadangan,'' tandas Amin Soedibyo pada silaturahmi keluarga besar Partai Golkar di Jl Ahmad Yani 33 Kebumen, kemarin. Penegasan itu sekaligus untuk menjawab isu hangat dan pemberitaan seputar dirinya sebagai kandidat bupati Kebumen 2004-2009. Sebab, menurut Amin, belakangan ini banyak pertanyaan diarahkan kepada dirinya. Dia mengingatkan, dengan memiliki tujuh kursi di DPRD, Golkar berpeluang untuk mengajukan calon. Dia pun akan tetap mendorong kandidat yang diajukan partainya bila terpaksa terganjal aturan. Amin menuturukan, saat ini statusnya belum menjadi calon. Maka, dia tak perlu menyampaikan visi, misi ataupun program-program. Hanya, dia terpanggil untuk menuntaskan program yang sempat terhambat sewaktu masa jabatan kedua, 1995-2000 lalu. Amin mengaku kecewa dengan gagalnya mewujudkan air bersih dari Waduk Wadaslintang untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Kebumen timur mulai Prembun, Kutowinangun, Ambal, sampai Bulupesantren. Padahal, dia telah merintis pembebasan tanah dan menyiapkan dana pendamping. Pantai Selatan Amin juga masih memendam penyesalan atas batalnya pabrik semen di Gombong Selatan. Terlebih melihat potensi hasil ikan pantai selatan Kebumen yang memiliki panjang pantai 57 km.''Setiap ingat potensi pantai itu sering menggugah semangat saya,'' tandas dia. Sementara itu pada silaturahmi tersebut hadir pula H Tohareno SH MH, mantan Kepala Suku Dinas Sarana Prasarana Kepentingan Umum dan Hiburan DKI. Tokoh asal Desa Waluyo, Kecamatan Buluspesantren, itu duduk di deretan depan bersama H Amin Soedibyo. Bahkan Ketua DPD Partai Golkar Kebumen Suprapto HS memperkenalkan bahwa Tohareno yang ''membiayai'' acara silaturahmi tersebut. Namun selama acara, Tohareno hanya duduk di deretan undangan dan tak menyampaikan sambutan. Menurut Wakil Ketua DPD Ir Slamet Marsoem, memang kehadiran Tohareno untuk memperkenalkan diri. Hanya, target yang diincar tidak harus posisi orang nomor satu, bisa jadi sebagai calon wakil bupati. ''Mulai minggu depan rencananya pak Toha akan bertemu kader di Kebumen,'' ungkap Slamet.(B3-92s) |