| Senin, 29 Nopember 2004 | BUDAYA |
Halalbihalal di Panggung Tenda EnjoySUBHANALLAH Walhamdulillah Astaghfirullah Wallahu Akbar/ Subhanallah Walhamdulillah Astaghfirullah Hasbi Ya Allah/. Lantunan takbir, tahmid, istighfar, dan tahlil dari tembang "Hikmah" itu dimainkan dengan ekspresif oleh Unique Band saat mereka tampil dalam ajara Tenda Enjoy LA Lights, Sabtu (27/11), di Taman Menteri Supeno. Keindahan bait-bait lagu itu terasa pas dengan tema "Edisi Lebaran" yang diangkat pentas hasil kerjasama New Exi Production dan LA Lights tersebut. Walaupun hanya satu tembang rohani, mereka berhasil mengajak penonton yang sebelumnya terus bergoyang mengikuti alunan musik R&B untuk sejenak merenung. Ya, malam itu memang bagai malam halal bihalal antara penyelenggara Tenda Ejoy, penonton dan pengisi acara. Selanjutnya, musik all around yang didominasi aliran R&B kembali menggoyang penonton lewat lagu "Yeah", " Hidup Cuma Sekali", "Separuh Nafas", "Jump Around", "Hey Ya". Tembang berbahasa Jawa pun dimunculkan grup itu setelah penonton terus meminta lagu "Cinta Tak Terpisahkan" dan "Minggat". Banyolan-banyolan mereka selipkan di tengah kedua sajian lagu tersebut. Saat menyanyikan lagu "Minggat" mereka menambah liriknya menjadi Ndang balio Sri/ Ndang Balio/ Ndang Las Les. Berikutnya hadir tembang "In the Shadow" dan "Milkshake" yang juga tak luput diselingi banyolan di saat intro lagu Ono Opo Ora/Ono Opo Ora. Setelah lagu "This Love", giliran "Laksmana Raja di Laut" yang diawali lengkingan suara Fina mendapat sambutan meriah dari penonton. Dimensi Band yang tampil sebelumnya juga turut bersilaturahmi dengan penonton lewat tembang "Minal Aidin Wal Faidzin". Band ini terus memanjakan para breakers untuk berjumpalitan dengan menggeber house music dan R&B yang menghentak seperti "Moonlight Shadow", "God Is A Girl", "Power of Magic", "Naggin", "Party Up". Penonton juga mendapat suguhan aksi goyang ngebor vokalis Agnes saat membawakan lagu "Punjabi". "Heaven" hadir sebagai penutup penampilan mereka. Ajang itu tampaknya telah menjadi agenda tetap kawula muda Semarang. Buktinya setelah libur selama sebulan, acara tersebut tetap dibanjiri penonton. (Hernandhono-63) |