| Senin, 29 Nopember 2004 | BANYUMAS |
Anak Sekda Ikuti Tes CPNSDPURBALINGGA- Anak sulung Sekda Drs Subeno MM ternyata mengikuti tes CPNSD, Rabu (24/11). Sarjana ekonomi pembangunan alumnus UPN Yogyakarta itu bersama ribuan orang mengadu nasib agar bisa jadi pegawai pemerintah. ''Anak saya memang ikut tes CPNSD,'' ujar Subeno, yang juga menjabat Ketua Panitia Seleksi CPNSD Purbalingga, kemarin. Namun anak Sekda mengikuti tes di Yogyakarta. Dia mendaftar di Pemalang, Wonosobo, dan Yogyakarta. Aturan pendaftaran memang mengizinkan seseorang mendaftar CPNSD tidak di kota sesuai dengan KTP. Namun saat tes harus memilih salah satu kota. Mengapa tak mendaftar di Purbalingga? ''Formasi yang sesuai dengan bidang keilmuannya tak ada di sini. Yang ada di tiga kota itu. Karena itu dia mendaftar di tiga kota. Karena tesnya serentak di seluruh Indonesia, dia memilih tes di Yogyakarta,'' kata Subeno. Dia mengakui lebih senang sistem penerimaan CPNSD sekarang yang dilakukan pusat, termasuk penentuan penerimaan. Pemerintah Kabupaten hanya pelaksana. Penilaian pun dilakukan pusat. Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kabupaten diundang ke Semarang untuk menyaksikan pengolahan lembar jawaban melalui komputer. Tak Ada Rekayasa ''Pemerintah daerah lain juga diundang. Wewenang mengoreksi lembar jawaban memang di pusat. Untuk Jawa Tengah dilakukan di Semarang. Mungkin karena di ibu kota provinsi sudah ada peralatan memadai. Undangan itu untuk menunjukkan bahwa proses koreksi tidak ada rekayasa. Bentuk koreksinya seperti apa, saya belum tahu,'' katanya. Dari 2.934 peserta tes CPNSD di Purbalingga, 238 orang tidak datang di delapan sekolah tempat tes. Di SMPN 1 ada tujuh peserta tidak datang, SMPN 2 ada 50 orang, SMPN 3 ada 10, SMPN 5 ada 28, SMAN 1 ada 28, SMAN 2 ada 86, SMKN 1 ada 14, dan SMK YPT 2 ada 15. ''Mungkin mereka tak hadir karena mengikuti tes di tempat atau kota lain. Kan harus memilih salah satu. Apalagi tes Departemen Agama pada hari yang sama. Jadi ya tak masalah,'' ujarnya. (F10-86) |