| Senin, 29 Nopember 2004 | BANYUMAS |
Perlu WC Khusus bagi Awak BusPURWOKERTO-Di areal parkir bus di banyak terminal umumnya tak tersedia WC. Akibatnya, banyak awak bus kencing di dekat ban kendaraan sehingga menimbulkan bau tak sedap. Areal parkir adalah tempat bus menunggu giliran sebelum menuju ke emplasemen untuk menaikkan penumpang. ''Kondisi itu jangan sampai terjadi di terminal bus baru . Karena itu saya menyarankan dibuat kamar mandi dan WC khusus buat awak bus di dekat tempat parkir kendaraan,'' kata Kepala Kantor Lingkungan Hidup Banyumas Iskandar Arifin SKM MSc, Kamis (25/11). Saran itu dia sampaikan ke pihak yang terkait dengan pembangunan terminal bus dalam rapat evaluasi dampak lingkungan pembangunan prasarana tersebut. Rapat evaluasi itu dihadiri pejabat dari Dinas Cipta Karya, Bina Marga, Perhubungan dan LLAJ, Direktur PT Krakatau Indah H Nasir Abdullah sebagai investor, serta konsultan perencana. Terminal Bus Purwokerto, kata Iskandar, dibangun dengan dana besar. Desainnya bagus sekali. Karena sayang jika semua yang baik itu tercemar bau tak sedap hanya karena tak ada WC di tempat parkir bus. Ada yang menyatakan bau tak sedap itu akibat perilaku sebagian warga masyarakat. Dia menyatakan perilaku itu bisa diperbaiki dengan penyediaan sarana. ''Kalau ada WC, tetapi awak bus kencing di ban, bisa kita tegur. Namun jika tak ada sarana, bagaimana mau menegur?'' Dia juga menyarankan pembuatan tempat parkir khusus becak di depan terminal. Jika tidak ditata, tukang becak akan memarkir kendaraan seenak hati. Penyediaan tempat mangkal becak juga perlu di sepanjang Jalan Gerilya yang menjadi jalur bus dari luar kota masuk ke terminal. Menurut catatan, terminal bus itu adalah proyek terbesar dalam sejarah yang dibiayai APBD Banyumas. Dana pembangunan terminal itu sekitar Rp 43 miliar. (bd-86) |