SUARA MERDEKA
 
INDEKS MURIA Jumat, 26 Nopember 2004

JEPARA - Para petani padi di daerah pesisir utara pantai Jepara berharap, sungai irigasi sepanjang lebih kurang lima kilometer dengan lebar sekitar empat meter yang baru dikeruk di areal persawahan Desa Surodadi sampai Desa Sowal Kidul, Kecamatan Kedung bisa segera berfungsi.

KUDUS- Untuk menghadapi kemungkinan munculnya kerawanan, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, setiap komandan di lingkup Polda Jateng diinstruksikan untuk siaga 24 jam di medan tugas masing-masing.

PATI - Puskesmas Kecamatan Winong, Pati mulai menangani Legianti, bocah yang pernah diikat di pohon. Sebagai langkah awal, selain berupaya memperbaiki gizi makanannya, juga akan segera membawanya ke psikiater.

REMBANG- Empat suara yang dimiliki DPC PDI-P Rembang sepenuhnya akan diberikan kepada Megawati Soekarnoputri pada kongres partai berlambang kepala banteng dalam lingkaran itu, Maret mendatang.

KUDUS - Sebagai langkah antisipasi untuk penanggulangan bencana alam, Pemkab telah menganggarkan dana Rp 56.250.000. Dari jumlah tersebut, telah dialokasikan Rp 27.630.000 untuk membantu korban bencana alam yang terjadi sampai dengan November ini.

PATI - Mobil ambulans bagi Puskesmas Kecamatan Margorejo, Pati, merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Sehubungan hal itu, Kepala Puskesmas Margorejo, Aryono Widodo SKM MM telah menyampaikan hal tersebut dalam halalbihalal dengan para kader kesehatan dan karyawan yang dihadiri Wakil Bupati, Drs H Kotot Kusmanto.

 

JEPARA - Subandi (49) warga RT 2 RW 6, Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, kemarin mendekam di tahanan Mapolres Jepara. Dia ditangkap polisi, Rabu (24/11) pukul 03.00 karena disangka sebagai salah seorang pengeroyok Lekan, warga Rajekwesi, Kecamatan Mayong Jepara, beberapa waktu lalu.

HUJAN rintik-rintik ketika Suara Merdeka sore kemarin mengikuti anggota DPRD Blora Moch Hartomi Wibowo menengok korban rumah roboh di Desa Cokrowati, Kecamatan Todanan. Puing-puing bekas reruntuhan beberapa rumah di desa itu berserakan.

KUDUS - Menjelang kedatangan musim penghujan, masyarakat hendaknya mewaspadai berjangkitnya penyakit demam berdarah. Menurut keterangan Kasi Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kudus dr Farid Noor, upaya tersebut dengan mengoptimalkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di sekitar lingkungan masing-masing. Diharapkan, cara itu akan meminimalkan munculnya demam berdarah di Kudus.(ton-90mj)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA