logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 26 Nopember 2004 PANTURA
Line

Gardu

PMI Tangani 56 Korban Kecelakaan

KAJEN - Selama pelaksanaan pelayanan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) Idul Fitri 1425 H, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Pekalongan telah menangani sedikitnya 56 korban kecelakaan.

Operasi P3K tersebut, menurut keterangan Kepala Markas PMI Cabang Kabupaten Pekalongan Suhardjo, dilakukan pada 7-21 November lalu di beberapa pos, antara lain Pos P3K Wiradesa, Pos Kajen, Pos Linggoasri, dan Pos Markas PMI Cabang.

PMI mengerahkan 1 dokter, 45 tenaga satgas, 1 mobil ambulans, seperangkat perlengkapan P3K serta obat-obatan. Dari 56 orang yang ditangani, 15 di antaranya dirujuk ke RSUD, 5 ke puskesmas setempat, dan 14 ditangani di pos. "Untuk Pos P3K Linggoasri Kajen yang ditangani di puskesmas 2 orang dan di pos 20 orang," tambahnya.(G16-14mj)

Nyalip, Mikrobus Hantam Tronton

BUMIAYU - Mikrobus PO "Untung Slamet" R-2608-DA, jurusan Tegal-Purwokerto yang dikemudikan Haryanto (35), warga Jalan Jambu RT 01 RW 05, Desa Karangwuluh Purwokerto, belum lama ini menghantam truk tronton yang melaju di depannya ketika hendak menyalip tronton tersebut. Kejadian berawal ketika bus melaju dari arah utara. Sampai di jalan raya Paguyangan, tepatnya depan Balai Desa Paguyangan, bus hendak menyalip tronton. Ternyata dari arah depan muncul kendaraan lain.

Seketika itu sopir bus membanting kemudi ke kiri. Namun sayang, upaya sopir bus terlambat. Bagian depan bus menghantam bodi tronton hingga ringsek berat. Dalam kecelakaan tersebut, sopir bus mengalami luka parah dan dilarikan ke Puskesmas Paguyangan. Sementara para penumpang selamat. Kapolsek Paguyangan Iptu Ruslan mengimbau pengendara tidak melanggar marka jalan. "Apalagi di jalur sempit Paguyangan. Banyak kecelakaan akibat pengendara menyalip tanpa perhitungan," tuturnya. (on-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA