| Jumat, 26 Nopember 2004 | OLAHRAGA |
Herry Tak Terpengaruh Siaran LangsungBANDUNG - Pelatih PSIS Semarang Herry Kiswanto meminta Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan jangan lengah selama menghadapi tuan rumah Persib Bandung dalam lanjutan Kompetisi Liga Indonesia (KLI) X di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu sore besok. Dia mengemukakan hal itu di sela-sela latihan di Lapangan Pusat Pendidikan Infantri Bandung, sore kemarin.Tragisnya, gol kemenangan tim tuan rumah tercipta lewat penalti dalam injury time. ''Yang terpenting jangan lengah dari menit pertama hingga pertandingan selesai,'' kata Herry. Dia menambahkan, berbicara soal kepemimpinan wasit memang gampang-gampang susah. Mantan kapten tim nasional ini hanya berharap sang pengadil memimpin dengan benar. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk itu, dia menginstruksikan kepada para pemain, khususnya di lini belakang, agar tak melakukan pelanggaran. Salah satu strategi yang pas adalah melakukan sapu bersih. ''Dalam setiap instruksi latihan, saya selalu menginstruksikan agar jangan lengah. Cara sederhana ini saya anggap bisa efektif, apalagi kalau wasit memimpin dengan benar,'' paparnya.Tentang duel PSIS-Persib yang rencananya ditayangkan langsung Trans TV itu, eks pelatih Persija Jakarta Pusat ini menanggapinya biasa-biasa saja. Namun, dengan adanya siaran langsung pihaknya sedikit diuntungkan bila terjadi insiden di lapangan. ''Disiarkan langsung atau tidak, kami tetap harus bermain seperti yang kami rancang. Tentu saja kami datang ke Bandung tidak untuk kalah,'' tegas bekas kapten tim nasional ini. Diguyur Hujan Sore kemarin, Indriyanto cs tetap berlatih meski diguyur hujan cukup deras. Latihan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama para pemain bermain game tanpa gawang. Sementara tahap kedua dipakai untuk mengasah penyelesaian akhir.Para pemain diwajibkan melepaskan tembakan dari jarak jauh. Pada sesi itu terlihat striker Purwanto yang paling akurat dalam membobol gawang yang dikawal secara bergantian oleh I Komang Putra dan Agus Murod.Purwanto yang sebelumnya sulit mencetak gol pada KLI X, telah mengakhiri kemandulannya dengan membobol gawang PSPS Pekanbaru. Dia kemungkinan tak dimainkan sebagai starter, karena Herry hanya akan menurunkan seorang striker murni. PSIS kemungkinan memasang skema 3-5-1-1, atau 3-6-1. Penyerang tunggal akan dipercayakan pada Indriyanto. Di posisi bek sayap, Agung Setyabudi siap diturunkan lagi selepas cedera lututnya membaik. Bekas pemain nasional ini pun menyatakan kesiapannya untuk ditampilkan. ''Cedera saya hampir sembuh total dan kalau dipercaya pelatih, saya siap turun,'' ungkap Agung yang absen cukup lama lantaran didera cedera lutut. Bek tengah Eko Purjiyanto juga siap bersaing. Cedera lutut mantan pemain nasional ini pun menunjukkan tanda-tanda pulih 100%. ''Cedera saya memang belum sembuh total, tapi saya siap jika dimainkan,'' tutur Eko yang pernah membela PSSI Primavera. Dengan pola 3-6-1, gawang dijaga I Komang Putra yang dilapis trio Riswandi, Idrus Gunawan dan Fofee Camara. Sementara lapangan tengah diisi Lilik Suheri/Agung Setyabudi, Abdoulaye Djibril, M Irfan, Pello Benson, Sasi Kirono, dan Bambang Harsoyo. Bambang akan diposisikan sebagai penyerang lubang di belakang Indriyanto. (A7-59) |