| Jumat, 26 Nopember 2004 | OLAHRAGA |
Paez Perkenalkan Usep MunandarBANDUNG- Dalam latihan game internal, Rabu lalu di Stadion Siliwangi, Pelatih Persib Bandung Juan Antonio Paez menetapkan 11 pemain yang akan dipersiapkan untuk meladeni PSIS Semarang, Sabtu (27/11) besok. Tidak ada perubahan mencolok dalam formasi andalan Paez itu, kecuali langkahnya yang mempromosikan pemain muda bertalenta besar di barisan pertahanan, Usep Munandar. Bekas pemain timnas U-23 itu akan berdiri sejajar dengan stopper Dadang Hidayat, di depan libero Claudio Lizama untuk menyumbat pergerakan pemain depan PSIS yang kabarnya mengandalkan Indriyanto Nugroho. Biasanya posisi Usep ditempati Suwandi HS. ''Setiap latihan, Usep terus menunjukan semangat yang tinggi. Dia hanya tahu kerja, kerja, dan kerja. Tak heran kalau dia mengalami perkembangan menggembirakan. Untuk itu, dia perlu diberi kepercayaan,'' tandasnya. Untuk kiper, dalam latihan kemarin Paez tidak memasang Cecep Supriatna yang izin untuk mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sedangkan wing back, bekas pemain klub elite Chile Cobreloa itu, tetap mempercayakan kepada Yaris Riyadi di kanan dan Alexander Pulalo di kiri. Di tengah, Alejandro Tobar tetap menjadi andalan. Dia akan diberi keleluasaan untuk menjelajah setiap lini untuk mendapatkan lokasi ideal melempar umpan-umpan matang ke depan. Dia juga terkenal sebagai second striker yang ulung melalui kemunculan yang tiba-tiba di tempat-tempat berbahaya untuk mencetak gol baik dengan kaki maupun kepalanya. Petarung Sejati Dua gelandang bertipe jangkar, Imran Nahumaruri dan Suwitha Patha siap mem-back up celah kosong, terutama yang ditinggalkan Tobar. Untuk urusan mencetak gol, Paez sangat berharap banyak pada Osvaldo Moreno. Pemain asal Paraguay ini mempunyai akselerasi tinggi, petarung sejati, dan mampu memanfaatkan peluang minimal. Sayang, tandem Moreno masih dicari. Ini terlihat dari tukar posisi selama game berlangsung. Moreno-Imral Usman atau Moreno-Suladi, tapi Moreno-Christian Molina belum dicoba. Molina sendiri dipasang di tim cadangan. Yang jelas, Chile yang satu ini cukup licin terutama untuk melepaskan tendangan first time. Kondisi lapangan Stadion SIliwangi cukup baik untuk pertandingan. Sebelumnya, kualitas rumput stadion terbesar di Jabar itu relatif buruk. Sebelum libur puasa dan lebaran, banyak titik terutama di tengah lapangan yang gundul. Tapi sekarang, semuanya terhampar hijau. Sebelum pertandingan, rumput yang terlihat gemuk itu akan dipangkas agar aliran bola berlangsung mulus. Namun saat dicek, tampaknya permukaan Siliwangi tidak rata. Ada yang masih bergelombang. Selain itu, yang patut menjadi catatan, belakangan Bandung nyaris selalu diguyur hujan lebat. (dwi-77) |