| Jumat, 26 Nopember 2004 | OLAHRAGA |
PSM Ditahan PersijaMAKASSAR-Usaha PSM Makassar untuk mempermulus langkah menuju tangga juara akhirnya tertahan setelah bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta Pusat pada pertandingan lanjutan Kompetisi Liga Indonesia (KLI) X di Stadion Mattoangin, semalam. Sekalipun demikian, hasil itu membawa mereka memimpin klasemen sementara menggeser Persebaya Surabaya, namun dengan jumlah pertandingan yang sekali lebih banyak. Tuan rumah tertinggal lebih dulu. Persija memimpin lewat gol indah Budi Sudarsono saat pertandingan baru berlangsung lima manit. Setelah menunjukkan permainan individu yang cantik, Budi melepaskan tendangan datar. Dia sebelumnya melewati bek kanan Ridwansyah. Gol indah tersebut membungkam sekitar 25.000 penonton yang memadati stadion. Persija tampil dengan permainan cepat di awal babak pertama, sehingga mampu mengacaukan permainan tuan rumah. PSM berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan menyusur tanah Ronald Fagundez pada menit ke-35. Dia berhasil menyelamatkan timnya, usai mengecoh dua pemain belakang lawan. Penonton Marah Kiper Syamsidar yang maju mempersempit ruan tembak, gagal mengantisipasi bola tendangan keras Ronald. Bola tepat bersarang di pojok kiri gawangnya. Pertandimgan yang dipimpin wasit Jajat Sudrajat dari Cianjur berlangsung keras, sehingga beberapa kali terjadi benturan antarpemain. ''Buruknya kepemimpinan wasit Jajat merupakan penyebab kami hanya mampu bermain imbang dengan Persija,'' ujar Manajer PSM Kadir Halid. Dia menilai kepemimpinan wasit cenderung memihak kepada tim tamu. Sedikitnya ada dua tendangan penati untuk PSM, menyusul hands ball pemain belakang Persija. Namun, namun wasit tidak menunjuk titik putih. Akibatnya sang pengadil nyaris menjadi sasaran amuk massa setelah pertandingan selesai. Ratusan penonton yang berada di tepi sintelban marah. Mereka menyerbu masuk lapangan dan mengejar Jajat. Berkat kesigapan petugas, wasit berhasil diamankan menuju ruang istirahat di bawah tribune barat stadion.(ant-22) |