logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 26 Nopember 2004 OLAHRAGA
Line

Chrisjon Tak Janji KO Rojas

SEMARANG- Pertarungan Christian "Chrisjon" Johanes melawan Jose Cheo Rojas dalam perebutan gelar juara dunia kelas bulu (57,1kg) WBA di Stadion Rondongdemang, Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kaltim, tinggal delapan hari lagi. Persiapan petinju asal Banjarnegara itu pun semakin matang. Selain mempertajam teknik pukulan dan meningkatkan stamina, mental bertandingnya juga dipertebal.

Tidak mengherankan jika kini mantan juara PABA itu optimistis bisa mengandaskan lawannya yang berasal dari Venezuela. Meski demikian, Chrisjon tidak berani menjanjikan bakal meng-KO Rojas dalam duel tersebut.

"Saya tidak berani sesumbar untuk meng-KO Rojas. Yang penting menang. Entah itu dengan KO atau angka, tidak masalah," tegas petinju kelahiran 17 September 1979 itu.

Menang sudah menjadi harga mati bagi Chrisjon. Sebab dia tidak ingin mengecewakan pecinta tinju di Indonesia. Bertarung di depan publik sendiri membuat motivasi, semangat dan kepercayaan dirinya semakin tinggi. Karena itu, dia mohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia dalam melakoni pertarungan tersebut.

"Tentu saja saya butuh dukungan masyarakat. Itu bisa membuat saya lebih percaya diri dan termotivasi untuk mengalahkan Rojas," ungkap petinju asal Sasana Bank Buana Semarang tersebut.

Persiapan menghadapi Rojas tergolong singkat. Bagaimana tidak? Sebelumnya petinju yang mempunyai rekor bertanding 34 menang (19 KO) itu dijadwalkan bertarung melawan Derrick Gainer asal AS yang menduduki peringkat tiga WBA. Namun dua pekan sebelum pertarungan digelar, Gainer mengundurkan diri. Tak ayal, WBA pun menggantinya dengan Jose Cheo Rojas yang berada di peringkat 14 WBA.

Gaya Bertarung

Padahal, persiapan Chrisjon selama ini sudah difokuskan untuk menghadapi Gainer. Beruntung, gaya bertarung Rojas tidak beda jauh dengan Gainer yang sama-sama memiliki postur tubuh tinggi dan kidal. Hal itu sedikit menolong Chrisjon untuk menghadapi pertarungan tersebut.

"Informasi tentang Rojas yang kami terima memang sangat minim. Kami hanya tahu postur tubuhnya tinggi dan kidal, sama seperti Gainer. Soal perkembangan terbaru kemampuannya, kami tidak tahu. Meski demikian, saya sudah siap menghadapinya," ujar petinju yang meraih gelar kelas bulu ad interim setelah menang atas Oscar Leon di Kartika Plaza Hotel, Kuta, Bali, 26 September 2003 itu.

Selama ini, Chrisjon terus mengasah dan mematangkan pukulan hook maupun upper cutnya untuk pertarungan jarak pendek. Selain itu, pelatih Sutan Rambing juga sudah meningkatkan kecepatan dan ketepatan pukulannya untuk mengurung serta membatasi gerak lawan. Hal itu agar Chrisjon bisa mempunyai jarak pukul yang tepat dengan lawannya. Meski demikian, Chrisjon tetap akan mewaspadai Rojas yang mempunyai rekor bertanding 19 menang (12 KO) dan lima kalah itu. Sebab, menurutnya, Rojas juga pandai menjaga jarak.

"Saya tidak boleh meremehkan Rojas. Meski persiapannya menghadapi saya juga minim, dia tetap harus diwaspadai. Rojas pintar dalam mengatur tempo permainan dan menjaga jarak," katanya. (H13-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA