| Jumat, 26 Nopember 2004 | MURIA |
Seorang Ibu dan Dua Anak Balita Tertimpa Reruntuhan Rumah
HUJAN rintik-rintik ketika Suara Merdeka sore kemarin mengikuti anggota DPRD Blora Moch Hartomi Wibowo menengok korban rumah roboh di Desa Cokrowati, Kecamatan Todanan. Puing-puing bekas reruntuhan beberapa rumah di desa itu berserakan. Patahan-patahan kayu bekas rumah ditumpuk begitu saja oleh pemiliknya. ''Waktu terjadi angin ribut, di desa ini empat rumah yang roboh total. Yang gentengnya porak poranda 30 rumah. Tragisnya, rumah yang roboh rata-rata milik orang tidak mampu,'' ujar Parsito, anggota DPRD yang tinggal di desa itu, kemarin. Dikatakan waktu itu, tiba-tiba terdengar suara gemertak rumah roboh dibarengi porak porandanya genteng milik puluhan warga. Berapa orang yang tertimpa reruntuhan rumah? Menurut keterangannya, ada dua orang dan dua balita. Seorang sudah nenek-nenek, seorang lagi ibu rumah tangga dengan dua anaknya yang masih balita. Beruntung, waktu itu pertolongan dari warga segera datang sehingga yang menderita luka-luka segera dilarikan ke Puskesmas Todanan dan saat ini sudah dalam kondisi membaik. Mbah Wakinah (70), salah seorang warga Desa Cokrowati yang rumahnya roboh dan tertimpa reruntuhan, saat ditemui di rumah salah seorang warga menuturkan, sampai saat ini badannya masih terasa gemetar. ''Nggih sampun seradi lumayan, namung awak niki rasane tasih gemeter mawon. Wekdal niku, kula nembe makani mendo, ngertos-ngertos omah kula ruboh, lan sirah niki sempat kebyukan kayu(Ya sudah lumayan, hanya badan ini rasanya masih gemetar saja. Waktu itu, saya baru memberi makan kambing, tahu-tahu rumah saya roboh dan kepala ini tertimpa kayu-Red),'' ungkapnya. Dua Balita Warga yang tertimpa reruntuhan rumah ternyata bukan Wakinah saja. Ny Samini (40) bersama dua anaknya yang masih balita, Mohamad Rudi yang baru berusia 5 bulan dan Suwardi 2,5 tahun, juga tertimpa reruntuhan rumah. ''Nggih mergi cepet ditulungi tangga mawon, wekdal niku kula kalih kacung saged slamet. Wekdal niku, raine kacung sing alit ngedalaken getih. Namun, saksampunipun dirawat wonten Puskesmas, saniki sampun sae (Ya karena cepat ditolong oleh tetangga saja, waktu itu saya dan anak saya bisa selamat. Waktu itu, muka anak saya yang kecil mengeluarkan darah. Setelah dirawat di Puskesmas, sekarang sudak baik-Red),'' tutur Ny Samini. Kemarin Moch Hartomi menaruh kepedulian kepada para warga Cokrowati yang rumahnya roboh itu. Dia menyerahkan bantuan berupa sejumlah uang. ''Mbah, Bu, saya ikut prihatin dan memberi bantuan sekadar untuk membeli paku atau untuk keperluan lain-lain. Mudah - mudahan Mbah dan ibu tetap tabah dan segera bisa mendirikan rumah yang roboh,'' papar Tomo panggilan akrab Hartomi. Selaku wakil warga, Parsito, anggota DPRD yang kebetulan tinggal di desa tersebut, menyatakan terima kasih yang banyak. ''Ini mungkin bantuan dari pihak luar yang kali pertama datang. Ada memang, pribadi dari kecamatan yang sekadar memberikan uang,'' katanya. Dia mengemukakan, karena kondisi ekonomi yang pas-pasan, para warga yang rumahnya roboh sampai saat ini memang belum mampu mendirikan rumahnya kembali. Dia menyebutkan, sambil menunggu bantuan dari beberapa pihak termasuk dari Pemkab, nantinya warga akan rembukan dan secara gotong royong akan membantu mendirikan rumah empat warga yang roboh tersebut. ''Matur nuwun, Pak Camat juga sudah tilik ke sini. Untuk sementara empat keluarga itu menumpang di rumah tetangga,'' ujarnya. Sebagai catatan, pada November akibat bencana angin ribut, jumlah rumah roboh di Blora yang diterjang angin 10 rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian yang diderita warga puluhan juta rupiah. Sejumlah rumah yang roboh tersebut, masing-masing terjadi di Desa Tlogotuwung, Kecamatan Randublatung satu rumah, di Desa Cokrowati, Kecamatan Todanan 3 rumah, di wilayah Kecamatan Banjarejo 4 rumah, dan di Kecamatan Sambong 2 rumah. Kapolres Blora AKBP Drs Zainal Arifin Paliwang Rabu (24/11) lalu juga menengok korban angin rumah di Sambong dan menyerahkan sejumlah sumbangan. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Setda Blora Slamet Pamudji SH kemarin mengungkapkan, dalam waktu dekat Pemkab akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya roboh. (Urip Daryanto-90j) |