logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 26 Nopember 2004 KEDU & DIY
Line

Dua Joki Tes CPNS Ditangkap

BOROBUDUR - Ketua Tim Seleksi CPNS Kabupaten Magelang Drs H Agus Subandono meminta polisi agar mengusut kasus perjokian yang ditemukan pengawas seleksi CPNS di SMPN 1 Borobudur.

''Pak Agus semalam ke Mapolsek Borobudur, meminta agar ada pengusutan terhadap dua joki yang mengerjakan soal ujian tertulis,'' ungkap Ketua Subtim Pengadaan CPNS Kabupaten Magelang 2004 Santoso SH, kemarin.

Kapolres AKBP Drs Agus Sofyan Abadi berjanji akan menangani kasus itu sesuai dengan prosedur hukum. Bahkan, mengejar kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Kapolsek Borobudur AKP Sugimin menyebutkan, dua joki dimaksud adalah Ir Ahmad Fadli Abdullah warga Depok III, Kragilan, Sambirejo, Kabupaten Sleman dan Agus Abdul Rohman, warga Desa Bateh, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang. Mereka kini masih dalam pemeriksaan.

Fadli dipergoki pengawas pada Rabu (23/11) sekitar pukul 07.30, sedangkan Agus Abdul Rohman kira-kira pukul 10.30. Kedua orang tersebut menggantikan posisi ujian untuk formasi guru SD.

Fadli menggantikan posisi Asyari warga Tuk Songo, Borobudur, Magelang. Sementara itu, Agus Abdul Rohman menggantikan posisi Kuntoro, warga Dusun Ngentak, Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

Kepala Kantor Satpol PP Bambang Tumidjo SH mengemukakan, terungkapnya kasus perjokian itu berawal dari kecurigaan petugas terhadap perbedaan wajah joki dengan pasfoto di kartu ujian.

Setelah dicek lebih lanjut, termasuk meneliti KTP keduanya, ternyata memang tidak sama. Sejak tertangkapnya dua joki itu, Tim Seleksi CPNS Kabupaten meminta semua pengawas lokal dan koordinator pengawas agar lebih meningkatkan kewaspadaan.

Ketua Subtim Pengadaan CPNS Kabupaten Magelang 2004 Santoso SH menyebutkan, jumlah pendaftar penerimaan CPNS di Kabupaten Magelang tercatat 2.864 orang untuk memperebutkan 200 formasi, dengan perincian 69 tenaga pendidikan, 59 tenaga kesehatan, dan 80 formasi lain.

Seleksi tertulis yang dilaksanakan di gedung SD, SMP, dan SMA wilayah Borobudur, Mertoyudan, dan Mungkid. Yang hadir seluruhnya 2.600 orang, sehingga 264 di antaranya tidak mengikuti tes karena berbagai alasan.(pr-76j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA