| Jumat, 26 Nopember 2004 | KEDU & DIY |
Bursa Cabup, Tujuh Nama Merapat ke PKBKEBUMEN - Mendekati akhir masa jabatan Bupati Hj Rustriningsih pada 23 Maret 2005 mendatang, jumlah calon yang berminat ikut dalam pemilihan bupati (pilbup) terus bertambah. Setidaknya, tujuh nama kini merapat ke DPC PKB Kebumen. Wakil Ketua DPC PKB Kebumen Salim Wasdy SAg MPd kemarin mengemukakan, sejauh ini pihaknya belum membuka pendaftaran. Namun, sejumlah nama itu sudah melakukan komunikasi politik dengan pengurus, kiai PKB, dan kasepuhan. Menurut keterangan dia, nama-nama yang hendak mencalonkan diri dalam pilbup tersebut adalah H Kusnanto SH MM, Agus Supriyanto, Ananto Sasongko, H Dalail Hariasta, Antoyowati SSos, dan Dr Ir Mukmin W Atmopawiro (dosen di ITB, lulusan S3 dari Prancis asal Petanahan). Seperti diberitakan, sejumlah nama mulai meramaikan bursa calon bupati Kebumen 2005-2009. Selain Rustriningsih yang masih berminat maju lagi, ada H Amien Soedibyo, Ananto Sasongko, Dalail Hariasta, Agus Purwanto, Mudji Basuki, dan H Zoehri Effendi. Salim Wasdy mengakui, dari tujuh nama calon bupati yang merapat ke partainya, belum satu pun ditetapkan menjadi calon resmi. Mengingat, tahapan pilbup masih sangat panjang dan DPC belum menentukan kapan rapat pleno. Salim mengemukakan, sesuai dengan mekanisme partai, pihaknya akan membentuk panitia penjaringan, kemudian menerima pendaftaran, dan setelah itu rapat pleno menentukan calon bupati. ''Namun apakah DPC PKB akan mengajukan calon bupati, calon bupati dan wakil, atau hanya posisi wakil, masih belum diputuskan. Kami menunggu kebijakan dari DPW dan DPP,'' ujar Salim. Nasihat Kiai Sesuai dengan tradisi politik di PKB, kata Salim, untuk menentukan sikap politik itu partainya akan meminta nasihat dari para kiai sepuh, kemudian sharing atau meminta pendapat dari PAC-PAC, serta juga meminta masukan dari LSM dan akademikus. Secara terpisah, Ketua I Dewan Harian Cabang Angkatan 45 Kebumen Edi Budianto menekankan, sebagai salah satu komponen bangsa yang ikut berjuang mendirikan negara, pihaknya juga ingin urun rembuk dalam soal pilbup. ''Kami tak ingin pasif dalam pilbub nanti,''tandas Edi. Menurut penuturan Edi, pihaknya memberi kesempatan kepada semua calon untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan misi dan visinya. Bahkan, saat ini sedang dirancang untuk membuka silaturahmi eksponen pejuang dengan para calon bupati. Edi menuturkan, sampai saat ini memang sudah ada beberapa calon melakukan pendekatan, antara lain Ananto Sasongko dari Gombong, dan Mukmin dari Petanahan. Edi menandaskan, sebagai generasi penerus 45, pihaknya memiliki kader yang disiapkan untuk posisi wakil bupati. Kader tersebut saat ini aktif di DPRD dari PKB. ''Dia memiliki kans menduduki posisi wakil bupati dan berbekal SDM yang mumpuni,'' imbuh Edi. (B3-76j) |