SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Kamis, 25 Nopember 2004

JEPARA-Usaha perikanan di eks Karesidenan Pati berpengaruh terhadap kesehatan bank perkreditan rakyat (BPR) di wilayah itu, karena nasabah dari kalangan pengusaha kecil dan mikro sektor tersebut jumlahnya cukup besar.

SEMARANG-Penjualan 22 unit Bank Perkreditan Rakyat (BPR) milik Bank BPD Jateng dipastikan akan mendorong linkage program karena menghilangkan kendala pengucuran kredit kepada grup sendiri.

JAKARTA-Dirjen Bea Cukai Eddy Abdurahman mengatakan pihaknya diminta oleh Menteri Keuangan untuk menambah setoran ke APBN Perubahan 2004 untuk menutup defisit yang diperkirakan membengkak.

JAKARTA-Selama triwulan III 2004 Bank BRI membukukan laba sebelum pajak Rp 4,25 triliun. Jika diperhitungkan dengan beban pajak yang dibayar maka labanya Rp 2,74 triliun atau meningkat 50% dari periode sama 2003 senilai Rp 1,82 trilun.

JAKARTA-Indkes Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) masih melesat naik memecahkan rekor sebelumnya. Kemarin IHSG menguat 2,305 poin menjadi 961,324 meskipun banyak investor yang melepas sahamnya untuk mengejar keuntungan (profit taking).

JAKARTA-Dana kelola reksadana bisa tumbuh 5-10 kali dalam waktu lima tahun apabila tidak ada problem yang terkait dengan kelangkaan produk instrumen investasi di pasar berupa Surat Utang Negara (SUN).

SEMARANG-Bank Indonesia (BI) memperkirakan angka inflasi Jateng tahun ini tetap terkendali di bawah 7% meski aktivitas pemudik Lebaran 2004 mengakibatkan jumlah uang beredar di provinsi ini bertambah sekitar Rp 4,5 triliun.

JAKARTA-PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) memastikan target 20 emiten baru tahun ini tidak akan tercapai. Pasalnya, sampai saat ini baru ada 9 emiten baru dan hingga akhir tahun diperkirakan hanya akan bertambah 4 emiten lagi.

JAKARTA-Pemerintah akan melakukan pendekatan terhadap lembaga rating internasional S&P dan Moody's agar memperbaiki peringkat utang Indonesia.

SEMARANG-Tahun depan mebel masih menjadi andalan ekspor Jateng sehingga pemerintah provinsi akan memberi perhatian khusus, terutama perluasan pasar dan akses kepada calon-calon buyers potensial industri itu.

SOLO-Pemasaran bajaj di Kota Solo beberapa bulan terakhir ini tersendat. Sejak show room di Jalan Honggowongso dibuka April lalu hingga kini baru sekitar 15 unit yang terjual.  Suwito, Direktur CV Auto Raharja selaku distributor bajaj wilayah Jateng menjelaskan ketersendatan pemasaran di Solo terjadi karena demo penolakan merebak tak lama setelah show room dibuka.

Pertanyaan:

 

Saya seorang tenaga supervisor di bagian pemasaran sebuah perusahaan otomotif. Dua tahun terakhir saat persaingan penjualan motor makin ketat, saya sering bersitegang dengan manajer saya untuk mencapai target yang ditetapkan perusahaan.

JAKARTA-Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu memastikan Indonesia tidak akan mendapatkan perpanjangan kuota tekstil dari AS.

JAKARTA-PT Merpati Nusantara Airlines mengangkut 19.009 penumpang dengan penerbangan ekstra angkutan Lebaran 2004 periode 7 November sampai 23 November 2004.

JAKARTA-Posisi uang primer pada 12 November tercatat Rp 206,75 triliun atau meningkat Rp 6,18 triliun dari 5 November 2004. Peningkatan uang primer tersebut didorong oleh faktor musiman, yaitu kenaikan uang kertas dan logam yang diedarkan terkait dengan peningkatan kebutuhan masyarakat untuk transaksi selama Ramadan dan Lebaran.

JAKARTA-Pemerintah Indonesia menyatakan siap diverifikasi oleh tim dari AS yang ingin mencari bukti apakah Indonesia melakukan transshipment (diimpor selanjutnya diekspor) udang dari empat negara yang selama ini dituduh melakukan dumping.

JAKARTA-Kepesatan penggunaan telepon seluler (ponsel) serta pemanfaatan fitur pesan pendek atau short message service (SMS) yang murah menyebabkan pertumbuhan percakapan lewat fix line atau telepon rumah makin tertekan.

SEMARANG-Meski pemerintah berencana menaikkan harga elpiji dalam waktu dekat, hingga kemarin harga eceran di pasaran belum terpengaruh. Harga masih bertahan pada harga lama, yakni satu tabung isi 12 kg dijual rata-rata Rp 37.000.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA