logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 25 Nopember 2004 SALA
Line

Pulang Sebelum Tes Usai

KENTINGAN - Kebingungan melanda sejumlah peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, kemarin. Beberapa peserta yang menjalani seleksi di gedung Fakultas MIPA, sudah meninggalkan tempat ujian, meski baru mengerjakan tes pengetahuan umum (TPU) yang berakhir sekitar pukul 10.00 WIB.

Mereka tidak tahu, bahwa setelah TPU masih harus mengerjakan tes bakat skolastik (TBS) pada sesi kedua. "Memang, beberapa peserta meninggalkan tempat sebelum mengerjakan TBS, karena ada kesalahan komunikasi dengan petugas. Namun sesaat kemudian, mereka kami kontak lagi melalui telepon selular masing-masing. Sampai sekarang (sekitar pukul 11.15 kemarin-Red) tinggal empat orang yang belum balik ke tempat ujiannya," kata Ketua Panitia Seleksi CPNS UNS, Dr Ir Sholahudin MS.

Kepala Pusat Komputer (Puskom) UNS, Dr Sutanto SSi DEA menambahkan, begitu ada beberapa peserta yang pulang sebelum waktunya, para satpam yang bertugas di kompleks UNS segera diminta mencegat mereka. Namun ada kesulitan untuk mengenali mana peserta tes dan mana yang tidak.

Meski demikian, pihaknya juga akan minta klarifikasi kepada empat orang yang hingga siang itu belum hadir. Apakah mereka memang tak tahu kalau masih ada satu tes lagi pada Kamis (24/11), atau memang tidak ingin melanjutkan seleksi pada tes kedua itu. "Kalau memang mereka tak mau kembali ke tempat tes, ya itu urusan mereka sendiri."

Tanpa Nomor Kursi

Sementara itu sejumlah peserta yang tidak menemukan nomor ujian yang ditempel pada kursi-kursi ujian di Student Center, akhirnya diperbolehkan menempati kursi tanpa tempelan nomor yang juga sudah disiapkan.

"Saya tadi sempat bingung,karena tidak ada kursi yang ditempeli nomor saya. Tapi petugas tetap menyilakan ikut tes, karena saya memang punya kartu pendaftaran," kata salah seorang peserta, Endang Kusumastuti.

Saat jeda untuk mengerjakan soal pada sesi kedua, juga muncul keluhan. Sebab, banyak peserta yang memanfaatkan waktu istirahat beberapa menit itu untuk buang air kecil. Padahal, kamar kecil yang tersedia di SC hanya dua buah.

"Sudah antrenya sampai puluhan orang, baknya tidak ada airnya lagi. Ya terpaksa pakai tisu," kata Ayu, salah seorang peserta.

Munculnya berbagai keluhan itu, menurut Ketua Panitia CPNS Sholahudin, karena peserta tes membludak. Data terakhir menyebutkan ada 2.316 peserta tes, yang terbagi atas tenaga dosen 1.680 orang dan nondosen (teknisi/ laboran/ pustakawan/ administrasi) 636 orang. Tapi berapa jumlah pasti yang ikut tes, pihaknya belum selesai merekapitulasi.(D11-17a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA