logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 25 Nopember 2004 SALA
Line

Siswa SMA 1 Tunggu Keputusan Dispora

KOTA- Para siswa dan guru-guru SMA 1 Surakarta menunggu keputusan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang rencananya akan disampaikan pada Kamis (25/11) ini. Keputusan itu menyangkut tuntutan para siswa agar Kepala SMA 1 Dra Hj Tatik Sutarti MM, diganti.

"Kami tetap menunggu keputusan tentang Bu Tatik. Kami harap besok pagi (hari ini-Red) sudah ada keputusan penggantian," kata Ketua OSIS, Baskara Pandam Primawan, saat dihubungi lewat telepon, kemarin.

Tuntutan itu mulai muncul dalam demo yang dilaksanakan para siswa yang berjumlah 1.200-an orang di halaman SMA 1 kawasan Marguyudan Solo, Senin-Selasa (22-23/11) lalu. Ketika itu mereka menolak menjalani kegiatan belajar mengajar. Boikot itu dilanjutkan dengan demo yang mengusung berbagai tuntutan, intinya meminta penggantian kepala sekolah Tatik Sutarti.

Berbagai alasan diungkapkan, antara lain yang bersangkutan dinilai tidak memberikan keteladanan bagi para guru dan siswa. Tuntutan lain, agar kepala sekolah tersebut diganti orang yang lebih memiliki moralitas, kapabilitas, dan mentalitas baik. Juga, biaya pendidikan diminta yang wajar dan dilakukan audit keuangan sekolah. Selanjutnya, menuntut manajemen keuangan yang bersih, jujur, efektif, efisien, dan transparan (Suara Merdeka, 23/11).

Aksi dua hari itu berakhir setelah Kepala Dispora Drs H Kuswanto MM berjanji kepada para siswa dan guru bahwa persoalan tersebut akan diselesaikan Kamis (25/11). Dia juga mengungkapkan telah mengimbau Wali Kota H Slamet Suryanto agar mengganti Kepala SMA 1 paling lambat 1 Desember 2004.

Lontaran tersebut disambut penuh harap oleh kalangan siswa dan guru. Kemarin karena sekolah itu digunakan sebagai tempat tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), maka siswa dan guru-guru diliburkan.

Namun pada Kamis (25/11) ini, menurut Baskara, seluruh siswa akan mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti yang diminta Kepala Dispora. "Saya dan teman-teman siswa akan mengikuti proses belajar mengajar, sambil menunggu keputusan dari Dispora yang katanya akan diumumkan siang hari. Tapi kalau ternyata tidak ada keputusan, teman-teman tentu akan menggelar aksi lagi," tandasnya.

Penekanan akan adanya demo siswa lagi jika Tatik Sutarti tidak segera diganti, juga dilontarkan salah seorang guru Bimbingan Konseling SMA 1, Drs Suparno. Menurutnya, langkah yang diumumkan Kuswanto untuk menindaklanjuti tuntutan para siswa yang disampaikan pada Selasa (23/11) lalu, sangat ditunggu-tunggu kalangan anak didik dan pengajar.

"Kalau sampai keputusannya molor atau Kepala Sekolah tidak diganti, pasti anak-anak akan mengadakan demo besar-besaran lagi. Wong tuntutan siswa dulu kan penggantiannya paling lambat 3 x 24 jam terhitung sejak tuntutan mereka dibacakan," ungkapnya. (D11-17s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA