| Kamis, 25 Nopember 2004 | PANTURA |
Dari Panggung Hiburan Desa Pagojengan''Orang PP Ternyata Nggak Sangar Ya...''ADA yang berbeda dengan Desa Pagojengan Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes, Minggu (21/11) malam lalu. Suasana perkampungan di ujung selatan ibu kota kabupaten yang biasanya sepi kali itu berubah menjadi keceriaan bagi warga setempat. Tidak mengherankan, malam itu Giyono (40), salah seorang warga setempat sedang nanggap panggung hiburan. Tidak hanya dangdut, jenis musik lain yang menjadi kegemaran warga setempat pun ditampilkan di panggung itu. ''Meski ini acara organisasi, tapi sebenarnya untuk masyarakat setempat,'' tutur Giyono sambil tersenyum. Pria yang kini didaulat sebagai Ketua Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Paguyangan itu tampaknya mengerti betul selera warganya. Dengan kemasan menghibur, acara halalbihalal organisasi Pemuda Pancasila (PP) yang menghadirkan Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Brebes, Wahyudin Noor Aly itu berubah menjadi suguhan menarik bagi masyarakat setempat. Puluhan pemuda dengan penampilan ala kadarnya tidak malu-malu terjun ke depan panggung ikut berjoget. Mereka membaur bersama pemuda berseragam doreng dari PP. Suasana meriah nyaris tidak pernah putus hingga dini hari. Apalagi ketika Leli (20), penyanyi dangdut dari grup band Gita Suara Mahati Dana Desa Pakujati tampil pada akhir acara dengan lagu-lagu dangdut house. Goyang Ngecor ''Gimana, masih mau terus joget?'' teriak Leli ke hadapan penonton. Spontan ratusan penonton langsung mengangguk. Sejurus kemudian, Leli menampilkan goyang ngecor penyanyi Uut Permatasari. Di tengah acara, tak lupa sang penyanyi mengajak penonton berdialog. ''Nggak ngira, orang PP ternyata nggak sangar ya...?'' komentarnya, langsung diamini seluruh pengunjung. Ketua MPC PP Kabupaten Brebes Wahyudin Noor Aly menyatakan sangat senang dengan antusiasme warga. Dia mengungkapkan, hal itu menunjukkan Pemuda Pancasila mampu memberikan sumbangan bagi masyarakat setempat. ''Pemuda Pancasila seharusnya memang harus bermanfaat bagi masyarakat setempat,'' ujarnya. Pria yang akrab disapa Goyud. (Suwandono-14n) |