| Kamis, 25 Nopember 2004 | PANTURA |
Kecelakaan Karambol di PanturaDua Luka, 8 TKW Terhambat PulangSLAWI - Kecelakaan karambol menyebabkan empat kendaraan rusak, dua orang terluka, Rabu (24/11) kemarin terjadi di Jalan Raya Bojongsana, Kabupaten Tegal. Akibat lain dari kecelakan itu, delapan orang tenaga kerja wanita (TKW) asal Jatim terhambat pulang ke daerah asalnya. Kecelakaan itu melibatkan sebuah angkutan kota Suzuki Carry B-7503-MB, minibus DAMRI yang mengangkut delapan TKW, truk colt diesel Rejeki Manunggal AD-1413-JC, truk colt diesel AG-7207-ED, serta sebuah truk yang melarikan diri setelah bertabrakan. Menurut penuturan beberapa saksi mata, pagi itu kendaraan yang melewati pantura Kota Tegal-Pemalang cukup padat dan rata-rata kendaraan berjalan relatif kencang. Tiba-tiba kendaraan yang paling depan, yakni Carry B-7503-MB mengerem mendadak. Akibatnya, beberapa kendaraan yang berjalan di belakangnya tak bisa mengurangi kecepatan sehingga terjadilah tabrakan beruntun antarkendaraan. Mardi (55), salah seorang korban menuturkan, dia bersama anaknya, Sutrisno (22), berangkat dari Jakarta, Selasa (23/11) lalu. Ketika perjalanan sampai di Jalan Raya Bojongsana Tegal, mobil yang dikendarainya tiba-tiba diseruduk dari belakang. Hancur Begitu kuat benturan itu, mobilnya terjerumus ke tepi jalan dan jatuh di halaman rumah penduduk. "Akibatnya, bagian depan Carry hancur. Saya mengalami luka-luka di bagian wajah karena pecahan kaca," ujar lelaki dari Desa Lowa, Kecamatan Comal, Pemalang tersebut. Kendaraan yang menyeruduk Carry tersebut berhenti dan mundur beberapa meter. Bersamaan dengan itu dari arah belakang truk colt AD-1413-JC Sri Rejeki yang dikemudikan Sukaya (34) asal Gemolong Sragen, meluncur dengan cepat. Melihat kendaraan yang berhenti di depan, sopir berusaha membanting ke kiri. Namun, karena truk di depan ternyata sedang mundur, tak ayal bagian kiri badan truk terserempet. Sementara itu, di belakangnya lagi meluncur colt diesel B-8092-KA yang dikemudikan Sudaryanto (46). Melihat ada kendaraan truk berhenti di tengah-tengah jalan, dia membanting setir ke kiri sambil menginjak rem. Akibatnya, mobil selip dan terbalik. "Sebenarnya saya sudah berusaha untuk menghentikan kendaraan tapi mobil ngepot dan terbalik," tutur Sudaryanto yang membawa delapan TKW yang baru pulang dari Arab Saudi. Pada saat minibus DAMRI selip, dari belakang juga meluncur colt diesel AG-7207-ED yang dikemudikan Darmadi (29). Untuk menghindari tabrakan, mobil bermuatan kasur busa itu membanting kemudi ke kanan jalan. Karena masih dalam kecepatan tinggi, akhirnya terjerumus di halaman rumah warga. Akibat kecelakaan beruntun itu, kendaraan yang melewati Jalan Raya Bojangsana terhambat. Arus lalu lintas kembali normal setelah polisi melakukan pengamanan terhadap kendaraan beserta para korban. Dua orang terluka, yaitu Herman (40) yang mengalami luka di dahi dan dibawa ke Puskesmas Suradadi dan Wardi (55) karena lukanya parah dilarikan ke RSI Texin Tegal. Sementara itu, delapan TKW asal Jatim yang terhambat pulang, kemarin ditampung di Mapolsek Suradadi. Mereka terdiri atas Arsiani (30) asal Jember, Munasri (40) asal Banyuwangi, Maryatun (40) asal Jember, Uslimah (26) asal Malang, Sujinah (32) asal Kediri, Yani (32) asal Situbondo, serta Sriyani (30) dan adiknya Sriyanti (24) asal Banyuwangi.(S9,wn-42j) |