logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 25 Nopember 2004 PANTURA
Line

Ketua DPRD: Pemkot Harus Proaktif Lakukan Pencegahan

PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan dalam hal ini Dinas Kesehatan mestinya rutin melakukan kegiatan pencegahan demam berdarah (DB) di wilayah-wilayah yang berpotensi terjangkit penyakit tersebut. "Jangan baru bertindak setelah ada korban yang meninggal akibat penyakit itu," kata Ketua DPRD Kota Pekalongan Salahudin.

Didampingi tiga anggotanya yaitu Jamaludin, M Muslih, dan Hanif, Salahudin berharap mumpung penyakit itu belum menjangkiti warga lain, secepatnya dilakukan fogging dan langkah lain agar penyakit berbahaya itu tidak menjalar ke daerah lain.

Dia mengingatkan, musim hujan merupakan saat berkembangnya nyamuk penjangkit demam berdarah.

Karena itu, selain pemerintah harus melakukan penyemprotan dan membagikan abate. Selain itu, juga harus terus memberikan penyuluhan agar warga melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Kegiatan itu misalnya dengan menguras bak air mandi dan memendam kaleng-kaleng bekas. Dengan cara itu pada musim hujan masyarakat Pekalongan terhindar dari DB.

Terjadwal

Jamaludin menambahkan, dalam mengantisipasi DB mestinya Dinas Kesehatan melakukan kegiatan rutin yang terjadwal. "Itu harus dilakukan terutama di beberapa daerah endemis DB," kata anggota DPRD dari Komisi D (Bidang Kesejahteraan) itu.

Seperti pernah diberitakan di Suara Merdeka, dari 46 kelurahan di Kota Pekalongan, sembilan kelurahan dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah. Ke-9 kelurahan itu yakni Kelurahan Bendan, Podosugih, Medono, Poncol, Keputran, Klego, Kraton Lor, Kandang Panjang, dan Panjang Wetan. Adapun 37 kelurahan yang lain tergolong daerah sporadis dan potensial terjangkit DB.

Menurut Jamal, mumpung sekarang masih masa peralihan musim, harus secepatnya dilakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), sehingga pada musim hujan warga Pekalongan terhindar dari demam berdarah.

Sebab, lanjutnya, biasanya kasus DB meningkat pada Desember-Februari. "Karena itu, mumpung belum terlambat, kegiatan PSN harus segera dilakukan," katanya.

Berkaitan dengan munculnya demam berdarah di Kota Pekalongan bahkan ada dua korban meninggal, DPRD berencana mengundang Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk menjelaskan upaya pencegahan yang telah dilakukan selama ini. (A15-90e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA