| Kamis, 25 Nopember 2004 | MURIA |
Melamar Tenaga Sanitasi Dapat Nomor Ujian KebidananEKSPRESI cemas dan cemberut terlihat di wajah Yuni, salah seorang peserta tes CPNS asal Jepara yang mengikuti ujian bersama 1.261 peserta lainnya di Stadion Kamal Djunaedi kemarin. Mengenakan celana jins dan kemeja putih panjang, dia mondar-mandir di antara panitia ujian. Sementara para peserta lain duduk nyaman di tribune sambil menanti pembagian soal, Yuni justru maju mundur dan tampak kebingungan. Ada apa dengannya? ''Saya nglamar tes untuk tenaga sanitasi tapi nomor ujian kok dikasih tenaga kebidanan. Jadinya, saya bingung cari tempat duduk,'' tuturnya kepada Suara Merdeka. Karena itu, Yuni melapor kepada panitia. Setelah dilakukan pengecekan data oleh panitia, ternyata memang terjadi kesalahan pada pencantuman nomor atas diri Yuni. Solusinya, panitia langsung mengganti nomor ujian tersebut sehingga Yuni bisa mengikuti ujian. Ujian untuk formasi tenaga kesehatan di stadion itu membuat sebagian peserta bingung. Sebab, lokasi pintu masuk ada tiga yang letaknya berjauhan. Satu di antaranya adalah pintu masuk untuk panitia. Denah tempat duduk ujian berukuran kecil yang terpampang pada salah satu pintu masuk tak cukup membantu para peserta. Di samping itu, antara pintu satu dan pintu lain dipisahkan pagar besi dan tembok sehingga banyak peserta yang salah masuk. Jika salah masuk, mereka harus keluar dan berjalan keluar stadion sambil menuju ke pintu masuk yang khusus untuk peserta. Yang datang agak dini tidak masalah, namun yang datang mepet atau bahkan telat itu membuat mereka panik. Berdasarkan pantauan di lokasi, banyak peserta yang datang terlambat bahkan lebih dari 20 menit. Namun, panitia tetap mengizinkan masuk. Jual Tatakan Sementara itu, tes CPNS Departemen Agama dilaksanakan di MTs Negeri Bawu untuk tenaga pendidik. Jumlah peserta 1.430 orang. Peserta nonkependidikan di MI Negeri Bawu 269 orang dan di MA Negeri Bawu 458 orang. Peserta tes Depag menempuh ujian lebih lama. Sebab, selain mengerjakan soal tes seperti pelamar CPNS Pemkab, mereka juga harus mengerjakan soal ujian pengetahuan agama yang dimulai setelah zuhur. Peserta ujian yang belum mengecek tempat duduk, begitu tiba Rabu pagi kemarin langsung menyerbu papan pengumuman denah. Karena berjubel, banyak masih kebingungan mencari lokasi. Menjelang dimulai pelaksanaan ujian pukul 07.00 pun masih ada yang berlari-lari mencari lokasi. (Sukardi/Muhammadun Sanomae-90j) |