| Kamis, 25 Nopember 2004 | MURIA |
Karimunjawa Butuh Tambahan PenginapanJEPARA - Untuk menampung wisatawan yang makin banyak, Karimunjawa membutuhkan tambahan penginapan, hotel, atau home stay. ''Sejak diluncurkan Kapal Cepat Kartini I pada 13 April lalu, jumlah pengunjung ke Karimunjawa meningkat pesat. Penginapan yang ada belum memadahi. "Karena itu butuh tambahan penginapan baru,'' kata Kepala Dinas Pariwisata Drs Suliyono MM, kemarin. Sebagai gambaran, jumlah wisatawan pada Januari 107 orang, Februari 41 orang meliputi 37 wisatawan Nusantara (wisnus) dan 4 wisatawan mancanegara (wisman), dan Maret 215 orang (165 wisnus, 50 wisman). Pada April 2004 wisatawan melonjak menjadi 865 orang (828 wisnus dan 37 wisman). Pada Mei naik lagi 1.325 (1.206 wisnus dan 119 wisman), Juni 1.666 (1.602 wisnus dan 64 wisman). Hingga akhir September lalu ada 6.612 wisatawan (6.051 wisnus dan 561 wisman). Suyono memaparkan, saat ini di Karimunjawa ada tiga hotel, yaitu Hotel Wisma Wisata Pemkab Jepara memiliki 10 kamar, hotel milik Pemprov (12 kamar), dan Kura-Kura Resort di Pulau Menyawakan (6 kamar). Selain itu, ada 18 home stay milik penduduk sekitar dengan 155 tempat tidur. Kini ada home stay yang masih dalam proses pembangunan, di dekat dermaga timur. Dinas Pariwisata telah mencari lokasi yang cocok untuk merealisasikan pembangunan hotel baru. Terdapat tiga alternatif lokasi, tapi Jatikerep yang akhirnya dipilih. Lokasi itu terletak kira-kira 1 km arah utara dari Kantor Kecamatan Karimunjawa. ''Ada tiga lokasi, tapi yang paling cocok di Jatikerep. Selain terletak di tepi jalan raya Karimunjawa-Bandara Kemujan juga langsung menghadap ke pantai,'' ungkap Suliyono. APBD Jepara diharapkan dapat menjadi sumber biaya pembangunan hotel. Pemkab Jepara juga meminta bantuan Pemprov. Rencana itu juga sudah dikemukakan kepada Komisi B (Bidang perekonomian) DPRD Jepara. Ketua Komisi B Sunarto memberikan respons positif dan akan berupaya agar rencana penambahan hotel di Karimunjawa segera terealisasi. (kar-90me) |