logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 25 Nopember 2004 BANYUMAS
Line

Rektor Unsoed Kebanjiran Titipan

PURWOKERTO - Dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Drs Rubijanto Misman kebanjiran surat berisi permohonan agar diterima sebagai CPNS di Unsoed. ''Hampir 200 surat. Padahal, formasi dosen dan tenaga administrasi tak sampai 200. Yang titip dari Unsoed, kenalan, teman, dan instansi lain,'' kata Rubijanto, Selasa (23/11).

Dia menuturkan surat itu selalu masuk jika ada penerimaan pegawai dan mahasiswa baru. Dia menyatakan tak akan menanggapi surat semacam itu. Sebab, penerimaan CPNS kali ini dilaksanakan secara nasional.

Materi tes dari Departemen Pendidikan Nasional, Unsoed, dan psikotes. Lembar jawaban ujian dari pusat. Setelah ujian, yang mengoreksi dari pusat. Unsoed sebagai pelaksana akan memakai ruang atau gedung di lingkungan sendiri. Pengawas cukup, sehingga tak memungkinkan ada joki.

''Dalam penentuan hasil akhir peserta tes diterima atau tidak, wewenang Unsoed hanya beberapa persen. Yang lebih besar pusat. Dalam hal-hal yang sangat dibutuhkan, seperti staf pengajar S3, Unsoed bisa meminta dari pusat agar yang bersangkutan diterima.''

Pendaftar CPNS di Unsoed untuk dosen dan tenaga administrasi 1.780 orang. Kebutuhan akan dosen 122 orang dan tenaga administrasi 22 orang.

Pegawai Magang

Pegawai magang, kata dia, tak ada prioritas. Sebab, yang akan jadi patokan hasil tes terdiri atas tes pengetahuan umum, pengetahuan khusus, dan psikotes. Bila hasil tes tak memenuhi syarat, sekalipun sudah magang lama, peserta tak akan diterima. Sebaliknya, peserta yang belum pernah magang, tetapi hasil tesnya bagus akan diterima.

Pada penerimaan CPNS, kata Rubi, tak tertutup kemungkinan ada orang berjanji bisa memasukkan sebagai pegawai Unsoed dengan meminta imbalan. ''Namun melihat sistem penerimaan sekarang, model itu sulit.'' (G23-20)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA