logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 24 Nopember 2004 PANTURA
Line

Gardu

Mayat Tak Dikenal di Sungai Kemiri

TEGAL- Sesosok mayat tak dikenal yang diperkirakan berumur 60 tahun, kemarin ditemukan terapung di Sungai Kemiri, Kota Tegal. Mayat berjenis kelamin laki-laki dan mengenakan celana pendek berwarna biru itu diduga terhanyut sungai. Kapolsekta Sumurpanggang AKP Syafrudin, ketika dimintai konfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan identitas mayat tersebut. ''Sejauh ini kami masih belum menemukan identitasnya. Saat ini mayat disemayamkan di RS Kardinah,'' katanya. (G12-74)

Perkosa Gadis Bawah Umur

TEGAL- Gara-gara diduga perkosa gadis di bawah umur, Kaharudin ( 34), warga Kepulauan Riau, ditahan polisi. Ceritanya, dia berkedok sebagai orang pintar berjanji akan menyembuhkan korban, sebut saja Bunga (16). Ketika itu, korban mengeluhkan kedua orang tuanya yang selalu ribut. Kesempatan ini kemudian digunakan tersangka untuk menggauli korban dengan alasan sebagai ''ritual''.

Kapolresta AKBP Drs Effiantara Brata Mandala melalui Kasat Reskrim AKP Indra Gunawan mengatakan, penahanan terhadap tersangka berawal dari laporan keluarga korban dan sejumlah saksi. ''Dari keterangan saksi dan bukti visum korban dari rumah sakit, dia diduga kuat melakukan perbuatan itu. Makanya, dia langsung kami tahan,'' katanya.

Sedangkan tersangka kepada polisi mengelak melakukan perbuatan tersebut. Dia mengaku hanya melakukan ritual biasa. (G12-74)

Nyaris Tewas Tersetrum

BUMIAYU - Gara-gara kurang waspada, Dikin (28) pekerja bangunan asal Dukuh Talok Timur Desa Dukuhturi Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Senin (22/11) nyaris tewas tersengat listrik. Kejadian bermula ketika pagi itu korban sedang mengerjakan bangunan dealer di Jalan Diponegoro, samping swalayan Jaya Guna. Ketika sedang mengangkat papan kayu, tanpa sengaja ujung papan dibawanya mengenai kabel listrik. Seketika korban jatuh terpelanting. Namun nasib baik masih berpihak padanya. Dia tidak mengalami luka serius. Selang beberapa jam kemudian, korban kembali mengerjakan atap bangunan. Tanpa sengaja, ketika hendak berdiri kepalanya menyentuh kabel listrik. Kali ini korban terpelanting hingga kejang-kejang. Tubuhnya membiru sementara dari mulutnya keluar cairan busa. Seketika itu korban dilarikan ke RS Siti Aminah. Kapolsek Bumiayu AKP Sukoyo mengimbau masyarakat waspada terhadap bahaya setrum. Apalagi selama musim penghujan ini kerawanan akibat sengatan listrik makin tinggi.(on-14)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA