logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 24 Nopember 2004 PANTURA
Line

JICA Kucurkan Bantuan Pendidikan Rp 2,5 Miliar

KAJEN-Meski tergolong kabupaten baru, Pemkab Pekalongan berhasil mengembangkan bantuan Regional Education Development and Improvement (Redip). Bantuan pengembangan pendidikan dari Pemerintah Jepang yang sebelumnya hanya dialokasikan untuk 9 kecamatan dalam praktiknya bisa dikembangkan menjadi 19 kecamatan.

Bupati Pekalongan Drs H Amat Antono kemarin menandaskan, 19 tim pengembangan kecamatan (TPK) di daerahnya berhasil mengembangkan bantuan blockgrant yang diterima dari Japan International Cooperation Agency (JICA) di 84 sekolah dengan alokasi bantuan masing-masing Rp 170 juta.

''Kami berharap bantuan tersebut bisa meningkatkan sektor pendidikan di Kabupaten Pekalongan,'' ujarnya di sela-sela penandatanganan kesepakatan pengucuran bantuan Redip 3 antara Pemkab Pekalongan dan JICA di ruang rapat Bupati kemarin.

Bupati menekankan, Redip dapat digunakan sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan pendidikan di Kabupaten Pekalongan dengan melakukan berbagai perubahan yang signifikan. Perubahan tersebut adalah membentuk persepsi masyarakat tentang pentingnya pendidikan melalui gerakan simultan untuk meningkatkan kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Perubahan lain yang harus dilakukan adalah mengubah sikap dan budaya kerja kepala sekolah agar lebih meningkatkan motivasi dan tepat waktu, meningkatkan kinerja sekolah dengan mewujudkan kebersihan dan keindahan lingkungan agar nyaman untuk belajar.

Selain itu, penerapan teknis pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif serta pengembangan demokratisasi di sekolah juga akan dilakukan.

Sementara itu, Deputi Residen Representatif JICA Shinji Totsuka mengemukakan, Redip adalah salah satu program JICA untuk mengembangkan pendidikan. Namun, hal itu tidak akan ada artinya jika tidak didukung oleh semua pihak.

Karena itu, Totsuka mengharapkan kerja sama semua pihak demi keberhasilan Program Redip yang durasi pelaksanaanya lima tahun. ''Salah satu penentu program ini adalah dukungan dan alokasi dana. Karena itu, mohon alokasi dana disesuaikan dengan yang direncanakan,'' ucapnya.

Rp 2,5 Miliar

Dalam Redip 3 yang akan berlangsung dari 2005-2008, menurut Field Consultant Redip Drs Sukarno MSi, Kabupaten Pekalongan akan menerima total alokasi bantuan Rp 2,5 miliar. Namun, pembiayaannya akan dilakukan bertahap secara sharing antara Pemkab Pekalongan dan JICA.

Pada tahun pertama JICA akan mengucurkan dana Rp 1,5 miliar, sedangkan Pemkab akan mengeluarkan dana Rp 1miliar. Pada tahun kedua Pemkab 60% dan JICA 40%, tahun ketiga Pemkab 80% dan JICA 20%, tahun keempat dan terakhir Pemkab akan mengucurkan 100% sedangkan JICA 0%.

Sementara itu, penandatanganan kesepakatan pengucuran bantuan Redip 3 disaksikan juga oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Asip Kholbihi, Ketua Komisi D DPRD, HM Sjafrudin Huna SIP MSi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Drs Chumaedi, Kepala Depag Drs H Masduki, Ketua Dewan Pendidikan Qurofi Hayyin, Tim JICA, dan konsultan Redip tingkat nasional Prof Winarno Surachmat.(G16-14e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA