| Rabu, 24 Nopember 2004 | SEMARANG |
Weteng Sega, Mangan UpaDISERTASI berjudul ''Pengaruh Lingkungan Individu dan Nilai Substitusi Produk dari Bahan Baku Tepung Terigu terhadap Konsumsi Beras di Rumah Tangga'' akhirnya mengesahkan Dr Trenggonowati SE MS berhak menyandang gelar akademik tingkat S3 di Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Senin (18/10) lalu. Disertasi Dosen FE Unissula itu menyorot nilai-nilai yang melatarbelakangi pola konsumsi masyarakat terhadap kebutuhan bahan makanan tepung terigu. Doktor kedua FE Unissula itu mengakui sebelumnya memperoleh data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah yang menunjukkan tingkat impor tepung terigu untuk wilayah Jateng sangat tinggi dan setiap tahun cenderung naik. ''Kalau kebutuhan tepung terigu naik digunakan untuk apa? Apakah masyarakat Jateng sudah mulai meninggalkan nasi sebagai bahan makanan pokok?'' kata dia menceritakan latar belakang penelitian di kampus itu, kemarin. Berawal dari asumsi itu, dia mengadakan penelitian di empat kabupaten, yaitu Rembang, Sukoharjo, Kabupaten Magelang dan Purbalingga. Keempat wilayah itu dipilih berdasarkan pengeluaran rata-rata masyarakat Jateng. Hasil penelitian menunjukkan impor tepung terigu yang tinggi memang digunakan untuk membuat mi basah, mi instan dan roti. Namun lanjut PNS Kopertis VI yang diperbantukan di Unissula itu, perut orang Jateng lebih cocok makan nasi ketimbang mengonsumsi makanan dari bahan tepung terigu, seperti mi instan, mi kering atau roti. ''Memang betul masyarakat banyak mengonsumsi makanan berbahan tepung terigu. Namun itu hanya sebagai makanan komplementer pelengkap nasi. Orang Indonesia memiliki weteng sega mangan upa (perut nasi makan beras-red). Meski sudah makan roti atau mi, ternyata belum merasa kenyang kalau tidak makan nasi,'' terang dia. Berdasarkan hasil penelitian yang mengambil 400 responden dari keluarga di wilayah perkotaan, masyarakat Jateng sangat rasional dalam memilih makanan yang dikonsumsi setiap hari. Pola komsumsi nasi sebanyak 78 persen, selebihnya makanan berbahan pokok tepung terigu.(Widodo Prasetyo-64) |