| Rabu, 24 Nopember 2004 | SEMARANG |
Mengenal Cawali Semarang (1)Sukawi Cari WakilMeski KPU Kota Semarang belum membuka pendaftaran, dan partai politik secara resmi juga belum mencalonkan siapa calon wali kota Semarang periode 2005-2010, nama-nama calon pemimpin Kota Semarang telah bermunculan. Siapa yang akhirnya maju, Suara Merdeka menurunkan dalam tiga laporan mulai hari ini. AWALNYA Sukawi Sutarip dan Drs Muchatif Adi Subrata bergandeng tangan memimpin Kota Semarang periode 2000-2005 (sekarang). Namun, pada pemilihan wali kota Semarang periode 2005-2010, apabila ada parpol yang mencalonkannya, kedua tokoh penting ini bakal bersaing merebut kursi wali kota. Sukawi Sutarip, pria kelahiran Pati 27 Januari 1951, saat ditemui Selasa (23/11) menyatakan dirinya insya Allah maju dalam pemilihan wali kota mendatang. ''Tapi sekarang fokus saya menyelesaikan tugas-tugas sebagai wali kota periode 2000-2005. Namun selalu saya katakan, sekarang pencalonan saya seperti air mengalir saja,'' kata dia. Menyinggung partai politik yang akan mengusungnya, suami Ny Sinto Adi Prasetyorini itu menjelaskan, minimal tiga partai politik sudah menyatakan dukungan terhadap dirinya, di antaranya PDI-P dan PAN. Dia memiliki program apabila terpilih lagi sebagai wali kota. Yakni melanjutkan hasil-hasil pembangunan yang telah dilakukan selama memimpin Kota Semarang pada lima tahun terakhir. ''Apa yang telah dicapai pada lima tahun terakhir baru sebatas landasan, sehingga perlu kelanjutan,'' kata dia yang mengaku sudah menyiapkan dana sebesar Rp 500 juta untuk pencalonannya. Bagaimana dengan calon wakil wali kota yang akan mendampingi kelak? Mantan pengusaha real estate ini meminta masukan dari warga masyarakat untuk menentukan wakil wali kota. ''Siapa yang harus mendampingi sebagai wakil, masyarakat luas boleh memberikan masukan kepada saya. Saya pun sudah minta pendapat kepada para tokoh, siapa yang layak mendampingi kalau saya maju,'' tutur dia. Adapun terkait pencalonan Muchatif Adi Subrata, yang notabene wakilnya saat ini sebagai calon wali kota, Sukawi merasa senang dengan pencalonan koleganya itu. ''Semua warga berhak mencalonkan diri. Jadi saya senang kalau beliau ikut nyalon wali kota. Karena berarti dia ingin berbakti kepada masyarakat Semarang,'' akunya. Bagaimana dengan Muchatif Adi Subrata? Pria kelahiran Wonosobo 13 April 1943 ini mengaku siap dicalonkan sebagai wali kota Semarang periode 2005-2010. Dengan catatan, ada partai politik yang mencalonkan dirinya. ''Jadi istilahnya bukan saya ingin maju, tetapi kalau ada partai politik yang mencalonkan, saya siap maju,'' kata dia. Mantan Sekda Kota Semarang ini menyatakan, apabila tak ada parpol yang mencalonkan juga tidak masalah. ''Nggak apa-apa, berarti saya nggak maju kan,'' kata pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kota Semarang ini. Meski disebut-sebut akan mencalonkan lewat PKB, dia mengaku belum ada partai politik yang mencalonkan. Lobi kepada partai politik, dalam pengakuannya, juga belum dilakukan. ''Lha wong pemilihan wali kota saja masih jauh. Kenapa nggege mangsa,'' tuturnya. (Jamal Al Ashari, Hasan Hamid-64) |