logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 22 Nopember 2004 SALA
Line

Hari Pertama Masuk Kerja Banyak Karyawan Bolos

SUKOHARJO - Pada hari pertama masuk kerja seusai libur Lebaran, para karyawan di sejumlah kantor masih tampak santai. Sebagian besar hanya duduk-duduk sembari ngobrol membicarakan acara Lebaran di rumah mereka masing- masing.

Berdasarkan pantauan Suara Merdeka, suasana di beberapa kantor nyaris sama. Para karyawan bersenda gurau setelah saling berjabat tangan. Bahkan, pada pukul 11.30 kantor-kantor lengang karena ditinggal pulang para karyawan. Hanya beberapa kantor yang cukup sibuk karena melayani masyarakat seperti Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) dan Bagian Pajak Reklame.

''Maklum hari pertama kerja, Mas. Belum banyak kegiatan, apalagi di rumah juga ada acara halalbihalal dengan keluarga,'' ujar seorang karyawan.

Kakan Humas Informasi dan Komunikasi (HIK) Sudjoko SSos mengatakan, semua karyawan diwajibkan masuk kerja Sabtu sesuai dengan aturan pemerintah. Berdasarkan pemantauan, 95% kayawan hadir di kantor masing- masing. ''Kecuali yang libur cuti, semua wajib masuk pada hari pertama. Kalau kemudian ada yang mendahului pulang, itu karena acara di rumah. Namun, kantor yang langsung melayani masyarakat tetap dibuka hingga jam kerja usai.''

Sebelum masuk kerja dilakukan apel pagi yang diisi dengan halalbihalal di halaman Setda Pemkab Sukoharjo. Acara tersebut melibatkan semua pejabat, pegawai, dan karyawan di lingkungan Setda. Seperti tradisi sebelumnya, halalbihalal tersebut dilakukan dengan bersalam-salaman secara berantai.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Bambang Riyanto SH, Wakil Bupati Drs Moh Toha, Sekda Drs HM Soeprapto, semua asisten, kepala dinas, dan kepala kantor. Dalam laporannya, Sekda mengatakan, pegawai di lingkungan Setda Sukoharhjo harus bisa diteladani, dengan bertindak disiplin yaitu hadir sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

"Bahkan, ada karyawan beberapa instansi yang hadir 100%. Kalau ada yang izin itu hanya satu-dua orang. Hal ini menunjukkan sikap disiplin dan etos kerja yang tinggi," ujar Soeprapto.

Teladan

Bupati mengatakan, para karyawan harus bisa menjadi teladan bagi masyarakat. Diharapkan, puasa dan Lebaran menjadi momentum untuk bekerja lebih giat melayani masyarakat. Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat justru menurun setelah Lebaran. Bila itu terjadi, berarti mengingkari keberadaan PNS sebagai abdi masyarakat.

''Saya akan mengecek langsung ke setiap kantor. Bila mendapati karyawan atau karyawati membolos akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,'' tandasnya. (G10-80e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA