logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 22 Nopember 2004 SALA
Line

Lengkapi dengan Surat Identitas Diri

LIBURAN Lebaran telah usai. Para karyawan pun mulai masuk kerja seperti biasa. Demikian pula para pemudik, telah kembali ke tempatnya bekerja. Biasanya saat kembali ke perantauan mereka mengajak sanak keluarga yang belum bekerja.

Berikut petikan wawancara dengan Kakan Humas Informasi dan Komunikasi (HIK) Pemkab Sukoharjo Sudjoko SSos, agar warga yang akan merantau tenang.

Biasanya para perantau yang kembali ke tempat bekerja mengajak sanak keluarga, apa saran Anda?

Memang, hal itu sudah menjadi kebiasaan sejak lama. Kami sarankan mereka untuk melengkapi surat identitas diri yaitu KTP. Maksudnya, agar mereka aman di perantauan karena identitasnya jelas.

Bagaimana cara mengurus KTP tersebut?

Sekarang, Pemkab Sukoharjo sudah meningkatkan pelayanan sehingga permohonan KTP sudah bisa diproses di setiap kantor kecamatan. Asal persyaratannya lengkap maka permohonan langsung bisa diproses. Biasanya memang ada peningkatan permohonan KTP setiap seusai Lebaran.

Apa syarat yang dibutuhkan untuk mengajukan permohonan KTP?

Syaratnya cukup mudah yaitu membawa surat pengantar dari lurah desa setempat serta membawa kartu keluarga dan foto diri. Dengan biaya Rp 3.000 maka pemohon bisa langsung berhubungan ke bagian pembuatan KTP. Namun bagi warga yang namanya belum masuk dalam kartu keluarga maka harus mengajukan permohonan ke Kantor Pelayanan Terpadu di Kompleks Setda. Demikian pula bagi warga yang mutasi atau pindah penduduk.

Berapa orang jumlah warga Sukoharjo yang merantau?

Saat ini ada sekitar 200.000 orang lebih. Mereka tidak hanya merantau ke kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Namun juga ada yang merantau ke luar Jawa seperti Kalimantan, Papua, Maluku, dan kota-kota besar di Sumatera.

Apa kontribusi para perantau terhadap Pemkab?

Yang jelas, mengurangi jumlah pengangguran. Selain itu, mereka juga meningkatkan kesejahteraan dengan cara mengirimkan uang kepada keluarganya di rumah. Sekadar catatan, menjelang Lebaran uang dan paket yang masuk ke Sukoharjo sangat besar. Berdasarkan data dari Kantor Pos, Oktober lalu nilainya Rp 1,8 miliar. Otomatis hal itu ikut meningkatkan pendapatan warga. Meskipun demikian, kami berpesan agar para perantau pandai membawa diri. (Joko Murdowo-20s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA